nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Berantas Mafia, Menteri ATR Bikin Sertifikat Tanah Jadi Digital

Giri Hartomo, Jurnalis · Kamis 13 Februari 2020 18:29 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2020 02 13 470 2168029 berastas-mafia-menteri-atr-bikin-sertifikat-tanah-jadi-digital-oo6oeiWX2r.jpg Menteri ATR Sofyan Djalil. (Foto: Okezone.com)

JAKARTA - Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) terus memberantas tuntas sengketa dan konflik pertanahan akibat mafia tanah. Salah satu caranya dengan menjadikan sertifikat tanah menjadi digital.

Menteri ATR/Kepala BPN Sofyan Djalil menjelaskan, untuk mengurangi sengketa dan konflik pertanahan, Kementerian ATR/BPN sudah dan akan terus selesaikan dengan cara sistematik.

Baca Juga: Presiden Jokowi Bakal Bagikan 3.326 Sertifikat Tanah di Kulon Progo

“Semua tanah yang belum terdaftar maka kita daftarkan, kalau bisa keluar sertifikat maka kita sertifikatkan. Tanah yang belum jelas statusnya kita akan bereskan sehingga sengketa dan konflik pertanahan bisa kita kurangi,” ujar Sofyan, dalam keterangan tertulisnya, Kamis (13/2/2020).

Baca Juga: Bagikan 2020 Sertifikat Tanah, Jokowi: Tolong Disimpan dan Difotokopi

Saat ini, lanjut Sofyan, Kementerian ATR/BPN sedang mengarah ke era digital. Jadi semua dokumen pertanahan di digitalisasi.

“Kalau semua sudah elektronik, kita tidak akan mengeluarkan sertifikat berbentuk berkas seperti sekarang. Ini pekerjaan besar, dan diharapkan tahun 2024 sudah dapat terwujud dan dapat mengurangi ruang gerak mafia tanah,” ucapnya.

Agar tidak terjadi kasus serupa, dirinya mengimbau kepada seluruh masyarakat agar tetap berhati-hati dalam melakukan jual beli tanah.

“Mafia tanah biasanya menyasar ke perumahan dengan harga mahal. Untuk itu, tetap hati-hati dan saya imbau agar gunakan relasi notaris atau Pejabat Pembuat Akta Tanah (PPAT) yang sudah dipercaya sehingga tidak ada PPAT figuran seperti ini,” tuturnya.

1
2
Loading...

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini