nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Menko Luhut Ungkap Upaya RI Tekan Defisit Neraca Perdagangan di Depan Bos IMF

Irene, Jurnalis · Minggu 16 Februari 2020 13:39 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2020 02 16 320 2169264 menko-luhut-ungkap-upaya-ri-tekan-defisit-neraca-perdagangan-di-depan-bos-imf-IaWz96Wn6d.jpg Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Luhut Pandjaitan. (Foto: Okezone)

JAKARTA - Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan mengungkapkan upaya pemerintah dalam menekan defisit neraca perdagangan. Hal ini disampaikan dihadapan Direktur Pelaksana International Monetary Fund (IMF) Kristalina Georgieva.

“Saya jelaskan kepada Ms Georgieva dan delegasi IMF tentang program hilirisasi industri yang sedang kita laksanakan," ujar Menko Luhut, dalam keterangannya, Minggu (16/2/2020).

Baca Juga: LPG Jadi Biang Kerok Defisit Neraca Perdagangan, Bagaimana Solusinya?

Luhut mengatakan, dengan program hilirisasi industri diharapkan bisa menekan defisit transaksi berjalan. Di mana selama ini nilai ekspor tidak seimbang dengan impornya.

"Serta dampaknya yang bisa menekan defisit transaksi berjalan, karena defisit neraca dagang terjadi disebabkan oleh nilai ekspor yang tidak mampu mengimbangi impor,” tambahnya.

Baca Juga: 6 Fakta Defisit Neraca Dagang Mengecil Jadi USD3,2 Miliar di 2019

Selain iut, kata Luhut, ada beberapa langkah lain yang dilakukan pemerintah Indonesia dalam menekan defisit neraca perdagangan. Salah satunya penerapan biodiesel.

Langkah ini diharapkan dapat memberi efek positif karena akan mengurangi ketergantungan impor BBM termasuk solar yang tinggi.

“Minyak kelapa sawit bisa menjadi alternatif untuk mengurangi impor tersebut karena produksi kita melimpah. Saya sampaikan dengan penerapan biodiesel 20% (B20). Sehingga dengan adanya penerapan B30 pada Januari kemarin, maka impor BBM bisa berkurang dengan sangat signifikan. Diharapkan bisa mengurangi hingga 50%,” jelas Menko Luhut.

Pertemuan dengan Direktur Pelaksana International Monetary Fund (IMF) Kristalina Georgieva terlaksana pada Kamis 13 Februari 2020. Menko Luhut juga diketahui mengadakan pertemuan dengan Presiden Bank Dunia David Malpass pada hari selanjutnya. Turut mendampingi dalam agenda ini adalah Wakil Menteri Luar Negeri Mahendra Siregar.

1
2
Loading...

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini