Baca juga: Fakta Menarik Jokowi Percepat Belanja Anggaran Kementerian
2. Pertumbuhan Pendapatan yang Rendah Pengaruhi Defisit APBN
Menteri Keuangan Sri Mulyani kemudian menambahkan, defisit APBN hingga akhir Januari 2020 didorong oleh pertumbuhan penerimaan yang lebih rendah dari laju pertumbuhan belanja negara. Menurutnya hal ini disebabkan adanya tekanan pada penerimaan negara imbas dari pelemahan ekonomi global.
"Konsisten pelemahan ekonomi di 2019 terlihat pada PPh koorporasi. Mereka melakukan adjusment, sehingga normalisasi kinerja 2019 akan tercermin di PPh koorporasi," tambah Sri Mulyani.
Baca juga: Sri Mulyani: Penyaluran Dana Bos Dilakukan dalam 3 Tahap