Baca Juga: Dikeluarkan dari Negara Berkembang, Menkeu: Tak Ganggu Fasilitas GSP dari AS
"Di satu sisi tentu kita bersyukur ada yang sudah anggap kita maju. Tapi di sisi lain kita lihat masih banyak PR (pekerjaan rumah) yang harus dikerjakan. Kalau saya sih melihatnya ini tidak apa-apa punya pendapat seperti itu, tapi kita tetap harus fokus meningkatkan infrastruktur dan memperbaiki daya beli masyarakat," tuturnya.
Sebagai informasi, selain Indonesia, terdapat sejumlah negara yang juga dihapus AS dari daftar negara-negara berkembang, di antaranya Argentina, Brasil, China, Hong Kong, India, Malaysia, Singapura, Afrika Selatan, Korea Selatan, Thailand, Ukraina, hingga Vietnam.
(Kurniasih Miftakhul Jannah)
Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.