Mendag Cabut Izin Usaha Pelaku Penimbun Masker

Taufik Fajar, Jurnalis · Kamis 05 Maret 2020 19:14 WIB
https: img.okezone.com content 2020 03 05 320 2178773 mendag-cabut-izin-usaha-pelaku-penimbun-masker-0iZYr8UCaB.jpg Waspada Virus Korona. (Foto: Okezone.com)

JAKARTA – Masker mendadak jadi barang mewah dan langka di masyarakat pasca diumumkannya penyebaran virus COVID-19 di Indonesia. Kementerian Perdagangan bekerja sama dengan Bareskrim Polri akan melakukan penindakan terhadap oknum yang terbukti melakukan penimbunan yang menyebabkan kelangkaan dan kenaikan harga masker.

Baca Juga: Prioritaskan Dalam Negeri, Mendag Minta Produsen Tak Ekspor Masker

“Kementerian Perdagangan akan mencabut izin pelaku usaha jika terbukti melakukan penimbunan. Hal itu dilakukan jika imbauan dan peringatan tidak dihiraukan oleh pelaku usaha,” kata Menteri Perdagangan Agus Suparmanto pada konferensi pers di sela-sela Rapat Kerja Kemendag di Jakarta, Kamis (5/3/2020).

Saat ini, Bareskrim Polri telah menemukan kasus penimbunan masker di 17 wilayah dengan 30 orang yang menjadi tersangka pada kasus kelangkaan masker.

Baca Juga: Masker Dijual Rp300 Ribu per Box, Mendag: Kalau Ada Penimbunan Ditindak

“Barang temuan tersebut akan digunakan sebagai barang bukti dan sebagian disebarkan kembali ke masyarakat. Sehingga, walaupun proses hukum berjalan, barang tersebut masih bisa digunakan oleh masyarakat,” kata Irjen Listyo Sigit Prabowo Kepala Bareskrim Polri.

Kementerian Perdagangan dan Bareskrim Polri bakal mengawasi proses distribusi ketersediaan masker dan barang kebutuhan pokok agar tidak terjadi kepanikan di masyarakat.

(kmj)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini