Dibangun 15 April, Pembebasan Lahan Bandara Kediri Sudah 100%

Giri Hartomo, Jurnalis · Selasa 10 Maret 2020 17:46 WIB
https: img.okezone.com content 2020 03 10 320 2181208 dibangun-15-april-pembebasan-lahan-bandara-kediri-sudah-100-avKd4aWHDE.jpg Bandara (Foto: Shutterstock)

JAKARTA - Bandara Dhoho di Kediri, Jawa timur akan mulai dibangun pada 15 April 2020. Adapun nilai investasi dari pembangunan bandara tersebut ditaksir Rp6 triliun hingga Rp9 triliun

Baca Juga: Spesifikasi Bandara Kediri, Luas 400 Hektare dengan Kapasitas 1,5 Juta Penumpang

Direktur Utama PT Angkasa Pura I (Persero) Faik Fahmi mengatakan, pembebasan lahan untuk bandara ini sudah tidak ada masalah karena sudah sepenuhnya dibebaskan. Pasalnya, bandara ini masuk ke dalam proyek strategis nasional (PSN).

"Lahan hampir 100% karena kita didukung penuh pemerintah karena ini salah satu proyek strategis nasional," ujarnya saat ditemui di kawasan Menteng, Jakarta, Selasa (10/3/2020).

Baca Juga: Bangun Bandara Kediri, Gudang Garam Kucurkan Rp9 Triliun

Faik menambahkan Bandara Dhoho di Kediri ini rencananya akan dibangun di Desa Grogol, Kecamatan Grogol dan Desa Bulusari, Kecamatan Tarokan Kabupaten Kediri. Jarak Desa Grogol ke Pusat Kota Kediri sekitar 13 km dengan waktu tempuh sekitar 30 menit.

Sementara jarak dari Bandara Juanda Sidoarjo sekitar 120 km dengan waktu tempuh 1,5 hingga 2 jam perjalanan via jalan tol. Sedangkan jarak dari Bandara Abdul Rachman Saleh Malang sekitar 87 km dengan waktu tempuh perjalanan darat 3 hingga 4 jam.

"Jadi memang, posisi bandara ini bandara Dhoho akan dibangun di Desa Grogol kecamatan Grogol jaraknya 13 Km dari pusat kota kediri atau waktu tempuhnya sekitar 30 menit," kata Faik.

Pada tahap awal, Bandara Dhoho Kediri direncanakan akan dibangun seluas 13.558 meter persegi dari luas total lahan bandara hampir 400 hektare dengan dimensi runway 2.400 meter x 45 meter untuk kapasitas 1,5 juta penumpang per tahun.

"Untuk luasannya sampai 3.300 meter sehingga memang dimungkinkan didarati pesawat besar. Dan kemudian terminal juga akan dibangun sekitar 26.350 meter. Jadi dari sisi spesifikasi bandara dibutuhkan untuk pesawat berbadan besar," kata Faik

Direktur PT Gudang Garam Tbk Istata T Siddharta mengatakan, saat ini proses pembebasan lahan sudah 100%. Tak ada kesulitan berarti dalam pembebasan lahan mengingat didukung oleh masyarakat sekitar.

"Soal pembebasan lahan sudah akan 100%. Karena kita didukung penuh oleh pemerintah. Dan bandara Kediri merupakan salah satu program strategis nasional. Jadi kelihatannya, dari masyarakat setempat pun sangat membantu. Dan praktis sudah hampir tuntas," jelasnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini