nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

IHSG Bakal Merosot Lagi ke Level 4.700?

Vania Halim, Jurnalis · Jum'at 13 Maret 2020 08:50 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2020 03 13 278 2182587 ihsg-bakal-merosot-lagi-ke-level-4-700-wrKW6OjcTt.jpg Ilustrasi: Pergerakan IHSG (Foto Shutterstock)

JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan hari ini berpeluang menuju level support terbaru. Support pertama maupun kedua memiliki range pada 4.860.80 hingga 4.754.36.

Sementara itu, resistance pertama maupun kedua memiliki range pada 5.022,85 hingga 5.112,35. Berdasarkan indikator, MACD, Stochastic dan RSI masih negatif.

"Di sisi lain, terlihat pola long black marubozu candle yang mengindikasikan adanya potensi bearish continuation pada pergerakan IHSG sehingga berpeluang menuju level support terdekat," kata Analis Binaartha Sekuritas Nafan Aji Gusta Utama dalam risetnya, Jakarta, Jumat (13/3/2020).

Baca Juga: IHSG Ditutup Paksa karena Anjlok 5%, Bagaimana Hari Ini?

Sebelumnya, IHSG ditutup melemah signifikan 5.01% di level 4.895,75 pada 12 Maret 2020.

Adapun sejumlah rekomendasi saham yang dapat menjadi pertimbangan investor, antara lain sebagai berikut.

ASII, Daily (4910) (RoE: 11.62%; PER: 9.22x; EPS: 535.98; PBV: 1.07x; Beta: 1.5): Adapun indikator RSI telah menunjukkan jenuh jual atau oversold sehingga peluang pembentukkan fase akumulasi dalam rangka membentuk pola uptrend pada pergerakan harga saham akan terbuka lebar. “Akumulasi Beli” pada area level 4820 – 4920, dengan target harga secara bertahap di level 5000, 5100, 5200, 5275 dan 5525. Support: 4800.

Baca Juga: Wall Street Anjlok Hampir 10%

BBCA, Daily (27800) (RoE: 16.40%; PER: 23.73x; EPS: 1,170.70; PBV: 3.89x; Beta: 1.02): Terlihat pola hammer candle yang mengindikasikan adanya potensi stimulus beli pada pergerakan harga saham. “Akumulasi Beli” pada area 27300 - 27800, dengan target harga secara bertahap di level 28200, 28625, 28925 dan 30725. Support: 27050.

BBTN, Daily (1305) (RoE: 0.88%; PER: 66.23x; EPS: 19.93; PBV: 0.58x; Beta: 1.63): Adapun indikator RSI telah menunjukkan jenuh jual atau oversold sehingga peluang pembentukkan fase akumulasi dalam rangka membentuk pola uptrend pada pergerakan harga saham akan terbuka lebar. “Akumulasi Beli” pada area 1300 – 1310, dengan target harga secara bertahap di level 1420, 1495, 1550 dan 1780. Support: 1210.

BMRI, Daily (6425) (RoE: 13.15%; PER: 10.80x; EPS: 594.85; PBV: 1.42x; Beta: 1.24): Terlihat pola bullish spinning top candle yang mengindikasikan adanya potensi stimulus beli pada pergerakan harga saham. “Akumulasi Beli” pada area level 6225 – 6425, dengan target harga secara bertahap di level 6650, 6800, 7425 dan 8050. Support: 6175.

LPPF, Daily (2270) (RoE: 80.08%; PER: 4.02x; EPS: 565.01; PBV: 3.22x; Beta: 1.13): Terlihat pola inverted hammer candle yang mengindikasikan adanya potensi stimulus beli pada pergerakan harga saham. “Akumulasi Beli” pada area level 2260 – 2270, dengan target harga secara bertahap di level 2380, 2610, 2780, 2910 dan 3440. Support: 2130.

WIKA, Daily (1145) (RoE: 9.65%; PER: 5.71x; EPS: 200.36; PBV: 0.55x; Beta: 1.8): Adapun indikator RSI telah menunjukkan jenuh jual atau oversold sehingga peluang pembentukkan fase akumulasi dalam rangka membentuk pola uptrend pada pergerakan harga saham akan terbuka lebar. “Akumulasi Beli” pada area 1105 - 1145, dengan target harga secara bertahap di level 1220, 1325, 1410, 1465 dan 1710. Support: 1105 & 1035.

1
2
Loading...

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini