Imbas Virus Korona, Batas Waktu Lapor SPT Diperpanjang

Irene, Jurnalis · Senin 16 Maret 2020 07:05 WIB
https: img.okezone.com content 2020 03 15 20 2183710 imbas-virus-korona-batas-waktu-lapor-spt-diperpanjang-gwAmKXKNOw.jpg Waspada Virus Korona. (Foto: Okezone.com/Shutterstock)

JAKARTA - Direktorat Jenderal Pajak (DJP) akan memberi relaksasi batas waktu pelaporan dan pembayaran SPT Tahunan tahun pajak 2019 dan SPT Masa PPh Pemotongan atau Pemungutan masa pajak Februari 2020. Hal ini dilakukannya untuk memberi kemudahan dan kepastian bagi wajib pajak orang pribadi di tengah kondisi wabah korona di Indonesia.

Adapun relaksasi waktu yang diberikan dalam penyampaian SPT adalah sampai dengan 30 April 2020. Relaksasi waktu ini tanpa dikenai sanksi keterlambatan.

Sementara untuk SPT masa PPh pemotongan atau pemungutan untuk masa pajak Februari 2020, relaksasi batas waktu pelaporan sampai dengan 30 April 2020 tanpa dikenakan sanksi keterlambatan. Namun, batas waktu pembayaran akan tetap sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

SPT Tahunan dapat dilakukan secara mandiri dengan panduan yang terdapat dalam laman www.pajak.go.id atau pada akun media sosial resmi DJP. Para wajib pajak tetap dapat berkonsultasi dengan Account Representative melalui telepon, email, chat maupun saluran komunikasi online lainnya.

Baca Selengkapnya: Batas Lapor SPT Diperpanjang hingga 30 April 2020

(kmj)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini