Ada Virus Corona, Presiden Jokowi Minta APBN dan APBD Dirombak

Widi Agustian, Jurnalis · Jum'at 20 Maret 2020 13:20 WIB
https: img.okezone.com content 2020 03 20 20 2186368 ada-virus-corona-presiden-jokowi-minta-apbn-dan-apbd-dirombak-a2SLIHCdVg.jpg Presiden Jokowi (Setkab)

JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) memberikan sinyal akan melakukan perombakan anggaran pendapatan dan belanja negara (APBN).

Presiden Jokwoi sudah menyampaikan dan memerintahkan untuk dilakukan refocusing dan realokasi di belanja APBN dan juga belanja di Pemda APBD-APBD di daerah-daerah.

 Baca juga: Defisit APBN 2020 Melebar Jadi Rp62,8 Triliun di Februari

“Saya sudah minta untuk fokus di tiga hal saja, yaitu yang pertama bidang kesehatan, terutama dalam upaya pengendalian Covid-19. Yang kedua, social safety nett ini bansos-bansos,” ujarnya dilansir dari laman Setkab, Jumat (20/3/2020).

Ketiga, lanjut Presiden, yang berkaitan dengan insentif ekonomi bagi pelaku usaha dan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) sehingga bisa tetap berproduksi dan terhindar terjadinya pemutusan hubungan kerja (PHK).

 Baca juga: Penerimaan Negara hingga Februari 2020 Alami Penurunan, Ini Alasannya

Presiden memimpin Rapat Terbatas (Ratas) mengenai Kebijakan Moneter dan Fiskal dalam menghadapi Dampak Ekonomi Pandemi Global dari Virus Korona (Covid-19) melalui daringdari Istana Merdeka, Provinsi DKI Jakarta hari ini.

Menurutnya, penyebaran pandemi global Covid-19 bukan hanya berisiko bagi kesehatan masyarakat, sambung Presiden, implikasinya besar juga pada perekonomian dunia, dan diperkirakan pertumbuhan ekonomi dunia akan turun dari 3% menjadi 1,5% atau mungkin lebih dari itu.

“Pertumbuhan ekonomi negara kita yang semula diproyeksikan 5 sampai 5,4% juga akan mengalami penurunan. Tantangan ini harus kita hadapi dan harus kita jawab,” ujar Presiden.

(rzy)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini