nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

YLKI Usul Penurunan Tarif Listrik Rp100 per kWH selama 6 Bulan

Taufik Fajar, Jurnalis · Kamis 26 Maret 2020 15:41 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2020 03 26 320 2189375 ylki-usul-penurunan-tarif-listrik-rp100-per-kwh-selama-6-bulan-mEatgKA0Ky.jpg Listrik PLN. (Foto: Okezone.com)

JAKARTA - Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI) mengusulkan penurunan tarif listrik di tengah wabah (pandemik) virus corona atau Covid-19. Penurunan tarif yang diusulkan turun minimal Rp100 per kWh selama 6 bulan.

Ketua Pengurus Harian YLKI Tulus Abadi mengatakan, wabah virus corona secara ekonomi sangat berdampak terhadap pendapatan masyarakat, khususnya untuk masyarakat rentan, yang pendapatannya berbasis harian. Oleh karena itu, pemerintah harus memikirkan kelompok ini, dan sudah seharusnya pemerintah memberikan kompensasi agar daya beli mereka tidak tergerus.

Baca Juga: Tagihan Listrik Bulan April Dihitung Pemakaian Rata-Rata 3 Bulan Terakhir

Terkait dengan hal itu, YLKI mengusulkan agar struktur tarif listrik diturunkan, khususnya untuk golongan 900 VA, bahkan kalau perlu golongan 1.300 VA. Saat ini struktur tarif berdasar keekonomiannya (non subsidi) berkisar Rp 1.352 per kWh.

“Kami mengusulkan agar struktur tarif tersebut diturunkan minimal Rp100 per kWh, selama 3-6 bulan ke depan, atau bergantung pada lamanya wabah,” ujarnya, dalam keterangan tertulisnya, Kamis (26/3/2020).

Baca Juga: Fakta Presiden Jokowi Imbau Kerja di Rumah, Upahnya Tetap Penuh

Apalagi harga minyak mentah di pasaran dunia saat ini sedang turun, sehingga momen untuk menurunkan tarif listrik tidak terlalu mengganggu Baya Pokok Penyediaan (BPP) listrik.

“Diharapkan dengan penurunan struktur tarif tersebut, bisa mengurangi beban ekonomi masyarakat rentan yang terdampak akibat wabah virus corona,” tuturnya.

(fbn)

Loading...

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini