Dampak Corona, 1,65 Juta Pekerja Kena PHK dan Dirumahkan

Giri Hartomo, Jurnalis · Senin 13 April 2020 13:42 WIB
https: img.okezone.com content 2020 04 13 320 2198356 dampak-corona-1-65-juta-pekerja-kena-phk-dan-dirumahkan-tdamn44Qve.jpg Covid-19 (Foto: Ilustrasi Okezone)

JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) kembali mengingatkan agar program kartu prakerja segera dijalankan secepat mungkin. Mengingat saat ini semakin banyak masyarakat Indonesia yang terkena Pemutusan Hubungan Kerja (PHK).

Ketua Gugus Tugas Covid-19 sekaligus Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Doni Monardo mengatakan, hingga saat ini sudah ada 1,65 juga Warga Negara Indonesia (WNI) yang kena PHK dan dirumahkan. Angka ini meningkat jika dibandingkan dengan data Kementerian Ketenagakerjaan pada 11 April lalu yang hanya 1,5 juta saja.

"Ada 1,65 juta WNI yang sudah PHK dan dirumahkan jadi harus segera kartu prakerja," ujarnya dalam telekonferensi, Senin (13/4/2020).

Baca Juga: Sudah 1,5 Juta Pekerja Dirumahkan, 10% Kena PHK

Menurut Doni, Presiden Joko Widodo juga meminta agar penyaluran program bantuan sosial khususnya di Jabodetabek bisa segera disalurkan. Apalagi untuk wilayah Jabodetabek ini sudah ditetapkan sebagai wilayah Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB).

"Dan mulai program sosial sehingga masyarakat di Jabodetabek mendapat dukungan terutama sembako dari Kementerian Sosial," kata Doni.

Baca Juga: Jurus Menaker Tangkal PHK Massal akibat Pandemi Covid-19

Selain itu, Presiden Joko Widodo juga meminta agar Tenaga Kerja Indonesia (TKI) yang di luar negeri diperhatikan juga. Jangan sampai akibat kebijakan lockdown di beberapa negara, TKI justru kelaparan karena kekurangan bahan makanan.

"Termasuk TKI kita di Malaysia juga diperhatikan terus menerus sehingga tidak kekurangan bahan makanan," kata Doni.

(dni)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini