Kerjasama ini, lanjutnya, mempunyai kompensasi di mana Indonesia wajib memberikan dukungan pengembalian bahan baku dalam bentuk produk jadi ke Korsel. "Oleh karenanya, mohon dimaklumi, tidak ada satu negara yang mampu memenuhi kebutuhan sendiri. maka dibutuhkan kompromi, kerjasama dan kesepakatan," ujarnya.
Baca juga: Perang Lawan Corona, Stimulus RI Rp450 Triliun Bakal Ampuh?
Hal ini dilakukan agar dapat memenuhi kebutuhan APD di dalam negeri. Pemerintah pun tidak ingin mengambil risiko yang besar jika nantinya kekurangan APD.
"Tapi kita juga tidak bisa membiarkan negara lain, yang telah mengirimkan APD-nya ke tanah air tidak dikembalikan. oleh karenanya sekali lagi, kerjasama, kesepakatan ini penting sekali," ujarnya.
(Fakhri Rezy)
Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.