Arvind Lal, Dokter India Kaya Mendadak di Tengah Corona

Giri Hartomo, Jurnalis · Kamis 07 Mei 2020 15:49 WIB
https: img.okezone.com content 2020 05 07 320 2210626 arvind-lal-dokter-india-kaya-mendadak-di-tengah-corona-7f59augN9d.jpg Arvind Lal (Foto: Forbes)

JAKARTA - Dokter sekaligus ahli patologi India, Arvind Lal kaya mendadak dan menjadi miliarder baru di tengah pandemi virus corona atau Covid-19.

Arvind Lal merupakan chairman Dr Lal PathLabs, pusat diagnostik medis di Delhi India. Kini kekayaannya mencapai lebih USD1 miliar atau setara Rp15 triliun (kurs Rp15.000 per USD) ditopang kenaikan saham diagnostik yang terdaftar di India. Demikian seperti dilansir Reuters, Jakarta, Kamis (7/5/2020).

Baca Juga: Virus Corona Bikin Kekayaan Jeff Bezos Jadi Dua Kali Lipat dari Bos Facebook

Dr Lal PathLabs menyediakan 5.000 tes patologi dan radiologi termasuk tes Covid-19 karena menerima persetujuan regulator untuk melakukannya pada minggu terakhir bulan Maret berbarengan dengan kebijakan lockdown di India.

Sebelumnya tes Covid-19 hanya dilakukan oleh laboratorium pemerintah dan rumah sakit, tetapi karena jumlah kasus positif meningkat, pemerintah juga menggandeng laboratorium swasta.

Pada hari Kamis, India telah melaporkan lebih dari 52.000 kasus yang dikonfirmasi dari virus corona dan lebih dari 1.700 kematian.

Baca Juga: Pandemi Covid-19 Bikin Harta Orang-Orang Terkaya Sedunia Berkurang USD700 Miliar

Dr Lal PathLabs yang memiliki pendapatan USD174 juta pada tahun 2019 adalah salah satu jaringan diagnostik terbesar di India dengan lebih dari 200 laboratorium klinis, 2.500 pusat layanan pasien dan hampir 6.500 titik pengambilan sampel.

Saat ini, Dr Lal PathLabs melakukan hampir 5.000 tes Covid-19 per hari di laboratoriumnya di New Delhi di India Utara serta Kolkata dan Indore, masing-masing di India timur dan tengah.

Sampel dikumpulkan dari sepuluh negara bagian dan laboratorium melakukan tes polymerase chain reaction (RT-PCR) secara real-time yang membutuhkan penyeka hidung dan tenggorokan dan dapat menghasilkan hasilnya dalam 24 jam.

Mereka akan mengoperasikan laboratorium sementara lainnya untuk deteksi Covid-19 di Delhi melalui perjanjian dengan Dewan Riset Ilmiah dan Industri India.

Perusahaan juga telah menggunkan dua van pengumpul sampel seluler yang beroperasi di Delhi dan wilayah ibu kota nasional untuk membantu mempercepat proses pengujian serta telah melatih staf untuk pengumpulan sampel, transportasi dan pengujian untuk menghindari kontaminasi.

Selain itu, ia mendirikan kios atas permintaan dari rumah sakit atau pemerintah negara bagian untuk memenuhi persyaratan pengujian di titik penyebaran Covid-19.

“Kami melakukan latihan pelatihan rutin untuk memastikan bahwa protokol keselamatan tetap terjaga,” kata Vandana Lal, istri Dr Lal yang merupakan ahli patologi dan direktur eksekutif pimpinan layanan penelitian klinis dan departemen R&D.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini