Gandeng GIZ dan OECD, Kementerian PANRB Beri Apresiasi Inovasi Penanganan Covid-19

Dani Jumadil Akhir, Jurnalis · Sabtu 09 Mei 2020 18:57 WIB
https: img.okezone.com content 2020 05 09 320 2211593 gandeng-giz-dan-oecd-kementerian-panrb-beri-apresiasi-inovasi-penanganan-covid-19-LpstPoTN8i.jpg (Foto: Kemenpan RB)

JAKARTA - Inovator yang sukses membantu penanganan penyakit yang disebabkan virus SARS-Cov-2 atau covid-19 akan diberikan apresiasi. Di tengah pandemi ini, banyak inovasi pelayanan publik tercipta, baik yang diciptakan pemerintah, swasta, maupun masyarakat.

Deputi bidang Pelayanan Publik Kementerian PANRB Diah Natalisa mengungkapkan, disamping memberikan apresiasi, terciptanya inovasi terkait Covid-19 juga sebuah momentum bagi Indonesia.

“Momentum untuk membuktikan bahwa kita dapat menyumbangkan inisiatif yang bermanfaat bagi dunia,” ujar Diah dalam keterangan tertulisnya, Minggu (9/5/2020).

Baca juga: Ada Program Pengembangan Usaha Kecil untuk Korban PHK


Salah satu pemerintah daerah menciptakan aplikasi yang diberi nama Fight Covid-19 yang diluncurkan pada 9 Maret lalu. Aplikasi ini memanfaatkan Google Map, dengan skema 3T, yakni Tracking, Testing, dan Treatment dalam melawan Covid-19. 3T dilakukan terhadap suspect dan penderita Covid-19, khususnya terhadap status orang dalam pengawasan (ODP), orang tanpa gejala (OTG), dan pasien dalam pengawasan (PDP).

“Jadi seseorang yang dalam status tersebut dapat di tracking lokasi di mana yang bersangkutan berada, termasuk pergerakannya dan kontak dengan siapa saja,” jelas Diah.

Aplikasi dapat memantau juga siapa saja yang telah melaksanakan rapid test dan swab test termasuk pergerakan mereka. Pemantauan ini dilakukan secara terpadu dalam Gugus Tugas Covid-19 di daerah tersebut, melalui dashboard yang dipantau oleh kepada daerah.

Diah melanjutkan, inovasi seperti ini akan dibutuhkan dikemudian hari jika suatu saat Indonesia mengalami keadaan yang sama. Diah menekankan, inovasi tidak harus berbasis teknologi informasi, tetapi bisa juga inovasi yang menyentuh rasa kemanusiaan dalam penanganan wabah ini.

Dalam rencana pemberian apresiasi ini, Kementerian PANRB bekerja sama dengan Deutsche Gesellschaft Internationale Zusammenarbe (GIZ) dan Organisation for Economic Cooperation and Development (OECD). OECD saat ini tengah menghimpun berbagai inovasi pelayanan publik terkait penanganan Covid-19.

Baca juga: UMKM Juga Bakal Terima Bantuan Modal Kerja


Proses inventarisasi inovasi sudah dilakukan GIZ yang bersumber dari berbagai instansi pemerintah, swasta, ataupun inisiatif masyarakat. Redhi Setiadi, salah satu perwakilan GIZ-Transformasi Indonesia mengatakan bahwa saat ini sudah ada lebih dari 140 inovasi pelayanan publik terkait penanganan Covid-19 dari berbagai instansi maupun masyarakat.

“Karena adanya keterbatasan mobilisasi untuk melakukan verifikasi di lapangan, maka Tim Sekretariat akan melakukan verifikasi melalui media yang reputable,” ungkap Redhi.

(wdi)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini