DPR Setujui Perubahan Anggaran Kemendikbud Rp4,9 Triliun

Taufik Fajar, Jurnalis · Kamis 21 Mei 2020 13:56 WIB
https: img.okezone.com content 2020 05 21 320 2217526 dpr-setujui-perubahan-anggaran-kemendikbud-rp4-9-triliun-nhVVUVTGFG.jpg Mendikbud Nadiem Makarim. (Foto: Okezone.com)

JAKARTA - Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) melalui Komisi X menyetujui perubahan pagu anggaran Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) Tahun 2020 sebesar Rp4,9 triliun. Hal tersebut disampaikan dalam rapat kerja Komisi XI dengan Mendikbud Nadiem Anwar Makarim.

"Saya harus jujur ini termasuk yang tersulit yang pernah kita lakukan di Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. Tapi, karena kondisi krisis memang harus dilakukan," ujar Nadiem, dalam keterangannya, Kamis (21/5/2020).

Nadiem menjelaskan, beberapa macam kegiatan pendukung dan manajemen tidak relevan lagi di era darurat Covid-19 merupakan sumber pemotongan terbesar.

Baca Juga: Cairkan Tunjangan Guru, Belanja Pegawai Naik Jadi Rp624 triliun

"Yaitu perjalanan dinas, rapat-rapat dan acara-acara yang tidak dapat dilakukan di berbagai macam direktorat jenderal maupun badan-badan," ujarnya.

Perubahan anggaran Kemendikbud Tahun 2020 dari sebelumnya Rp75,70 triliun menjadi Rp70,72 triliun adalah sebagai dampak kebijakan Pemerintah dalam realokasi dan refocussing Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) Tahun 2020 untuk mendukung penanganan bencana non-alam Coronavirus Disease (Covid-19).

"Kami ingin memastikan bahwa program-program prioritas bisa berjalan dengan efektif dan perubahan anggaran ini dilakukan tanpa mengurangi kualitas pendidikan di Indonesia," terangnya.

Adapun rinciannya, Sekretariat Jenderal Rp707 miliar sehingga dalam PAGU revisi menjadi Rp22,788 triliun; Inspektorat Jenderal Rp36 miliar sehingga menjadi Rp221,823 miliar; Direktorat Jenderal (Ditjen) Pendidikan Anak Usia Dini dan Pendidikan Dasar dan Pendidikan Menengah Rp980 miliar sehingga menjadi Rp6,050 triliun; Badan Penelitian dan Pengembangan dan Perbukuan Rp251 miliar sehingga menjadi Rp934,997 miliar; Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa Rp100 miliar sehingga menjadi Rp516,162 miliar.

Kemudian Ditjen Kebudayaan Rp410 miliar sehingga menjadi Rp1,804 triliun; Ditjen Guru dan Tenaga Kependidikan berkurang sekitar Rp1,075 triliun sehingga menjadi Rp3,593 triliun, Ditjen Pendidikan Tinggi Rp385 miliar sehingga menjadi Rp32,002 triliun, Ditjen Pendidikan Vokasi Rp1,172 triliun sehingga menjadi Rp7,790 triliun, serta Ditjen PAUD Dikmas yang saat ini tidak terdapat lagi struktur organisasinya sesuai perubahan nomenklatur pada Perpres 82 Tahun 2019 tentang Kemendikbud sebesar Rp133 miliar.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini