BEI Keluarkan Surat Edaran Tata Cara Public Expose secara Online

Wilda Fajriah, Jurnalis · Minggu 31 Mei 2020 10:12 WIB
https: img.okezone.com content 2020 05 31 278 2222298 bei-keluarkan-surat-edaran-tata-cara-public-expose-secara-online-ExR0bWTwI8.jpg BEI (Okezone)

JAKARTA - PT Bursa Efek Indonesia (BEI) mengeluarkan surat edaran nomor SE-00003/BEI/05-2020. Surat edaran tersebut menetapkan tata cara pelaksanaan public expose secara elektronik.

Mengutip keterangan tertulis, Jakarta, Minggu (31/5/2020), surat edaran ini berlaku tidak hanya selama masa Pembatasan Sosial Berskala Besar Dalam Rangka Percepatan Penanganan COVID-19 (PSBB), namun juga berlaku setelah masa PSBB selesai.

 Baca juga: BEI Mudahkan Persyaratan Dalam Pencatatan Efek Bersifat Utang

Oleh sebab itu, pemenuhan kewajiban Perusahaan Tercatat untuk melaksanakan Public Expose tahunan dan Public Expose insidentil sebagaimana diatur dalam ketentuan V.1 dan V. 2 Peraturan Nomor I-E dapat dilakukan secara elektronik. Di mana, melalui media telekonferensi, video konferensi, atau sarana media elektronik lainnya yang memungkinkan pihak manajemen Perusahaan Tercatat dapat terlihat dan terdengar secara langsung oleh peserta Public Expose, dan peserta Public Expose dapat berpartisipasi dan berinteraksi dalam Public Expose.

Dalam rangka pelaksanaan Public Expose secara elektronik, maka Perusahaan Tercatat wajib menjaga keutuhan dan ketersediaan informasi pelaksanaan Public Expose. Serta, kerahasiaan dan perlindungan data pribadi sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.

 Baca juga: BEI Catat Sudah Ada 26 Emisi Obligasi dan Sukuk Senilai Rp4,06 Triliun

Pelaksanaan Public Expose secara elektronik wajib memenuhi tata cara pelaksanaan Public Expose sebagaimana diatur dalam ketentuan V.3., V.4., dan V.5. Peraturan Nomor I-E dan juga wajib memenuhi hal-hal sebagai berikut:

a. Terdapat interaksi secara langsung antara Perusahaan Tercatat dengan peserta;

b. Para peserta dapat memperoleh dan mengakses tautan akses ke sarana media elektronik yang akan digunakan untuk mengikuti Public Expose, tanpa dikenakan biaya;

c. Informasi mengenai tautan akses dari sarana media elektronik yang akan digunakan oleh para peserta untuk dapat mengikuti Public Expose dapat tersedia untuk para peserta pada saat publikasi mengenai rencana penyelenggaraan Public Expose sebagaimana diatur dalam ketentuan V.4.1. Peraturan Nomor I-E;

d. Dihadiri paling kurang 1 (satu) Direktur yang menguasai materi Public Expose sebagai wakil dari manajemen Perusahaan Tercatat;

e. Sebelum Public Expose dimulai, Perusahaan Tercatat menyampaikan tata cara pelaksanaan Public Expose termasuk tata cara penyampaian pertanyaan dari peserta dan Perusahaan Tercatat dapat mengakomodir serta menjawab pertanyaan peserta; dan

f. Selain penyampaian laporan pelaksanaan Public Expose sebagaimana diatur dalam ketentuan V.4.4. Peraturan Nomor I-E, Perusahaan Tercatat dapat menambahkan laporan berupa rekaman dari pelaksanaan Public Expose secara elektronik. Untuk pembuatan daftar hadir, Perusahaan Tercatat dapat memanfaatkan sarana elektronik lainnya yang dapat mendukung pembuatan daftar hadir secara elektronik.

Informasi mengenai tempat penyelenggaraan Public Expose, sebagaimana disebutkan dalam ketentuan V.4.1.2. Peraturan Nomor I-E dapat berupa informasi mengenai tautan akses ke sarana media elektronik yang akan digunakan untuk mengikuti Public Expose. Perusahaan Tercatat bertanggung jawab sepenuhnya atas seluruh informasi yang disampaikan dalam pelaksanaan Public Expose secara elektronik, termasuk atas kekeliruan informasi atau kesalahan penggunaan sarana media elektronik.

Setelah Perusahaan Tercatat menyampaikan laporan pelaksanaan Public Expose dan Bursa menyatakan bahwa pelaksanaan Public Expose secara elektronik tidak sesuai dengan ketentuan yang diatur dalam Peraturan Nomor I-E dan Surat Edaran ini, maka Bursa dapat menerapkan ketentuan pengenaan sanksi dan Perusahaan Tercatat dianggap belum memenuhi kewajiban pelaksanaan Public Expose.

(rzy)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini