Pengusaha Usul Harga BBM Industri Diturunkan di Tengah Covid-19

Wilda Fajriah, Jurnalis · Minggu 31 Mei 2020 18:45 WIB
https: img.okezone.com content 2020 05 31 320 2222497 pengusaha-usul-harga-bbm-industri-diturunkan-di-tengah-covid-19-1CSpwJMB9l.jpg Minyak (Reuters)

JAKARTA - Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) mengusulkan kepada pemerintah untuk mengkaji ulang harga BBM industri, listrik dan gas yang dibebankan kepada dunia usaha saat ini. Tingginya harga sejumlah komoditas tersebut dinilai sangat memberatkan dunia usaha, ditambah lagi dengan melemahnya perekonomian nasional akibat dampak pandemik COVID-19.

Menurut Ketua Umum Apindo, Hariyadi B Sukamdani, Pemerintah diharapkan bisa menurunkan harga sejumlah komoditas BBM, listrik, dan gas di tengah kondisi perekonomian Indonesia yang lesu saat ini. Selain itu, Pandemi COVID-19 yang melanda saat ini telah menurunkan daya saing industri nasional lantaran permintaan barang baik di dalam negeri maupun transaksi ekspor juga menurun.

 Baca juga: Ini Perbandingan Harga BBM Indonesia dengan Malaysia hingga Singapura

Dirinya mengatakan, Apindo memandang pentingnya memastikan keberlangsungan usaha di tengah terpuruknya perekonomian saat ini akibat COVID-19. “Keberlangsungan usaha dapat diupayakan, salah satunya dengan menurunkan harga BBM industri sebagai efisiensi produksi,” ujarnya dalam keterangan tertulis, Jakarta, Minggu (31/5/2020).

Tingginya harga BBM di Indonesia sebagai bahan baku utama industri menjadikan rendahnya daya saing bagi industri nasional. Terlebih harga minyak dunia juga telah sempat mengalami penurunan di bawah USD20/barel di tengah pandemi Covid-19.

 Baca juga: Cara Dapatkan Cashback Harga BBM hingga LPG

Apindo juga menyoroti tarif premium listrik yang dibebankan secara penuh kepada dunia usaha. Sementara sejumlah industri saat ini belum beroperasi 100%.

(rzy)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini