Share

Syarat dan Ketentuan Naik Kereta Jarak Jauh, Jangan Lupa Surat Rapid Test

Fadel Prayoga, Jurnalis · Rabu 10 Juni 2020 16:15 WIB
https: img.okezone.com content 2020 06 10 320 2227691 syarat-dan-ketentuan-naik-kereta-jarak-jauh-jangan-lupa-surat-rapid-test-yq2YBdChbY.jpg Kereta Api Jarak Jauh Kembali Dioerasikan di Tengah Pandemi. (Foto: Okezone.com)

JAKARTA - PT Kereta Api Indonesia (Persero) kembali mengoperasikan KA Jarak Jauh dan KA Lokal, mulai 12 Juni 2020. Bagi penumpang yang ingin menggunakan transportasi berbasis rel ini, harap memperhatikan ketentuan protokol pencegahan Covid-19.

Direktur Niaga KAI Maqin U Norhadi menerangkan, khusus untuk perjalanan KA Jarak Jauh penumpang diharuskan mengenakan Face Shield yang disediakan oleh KAI selama dalam perjalanan hingga meninggalkan area stasiun tujuan. Calon penumpang KA Jarak Jauh juga diharuskan melengkapi persyaratan sesuai Surat Edaran Gugus Tugas Covid-19 No 7 Tahun 2020.

Baca Juga: Rute KA Jarak Jauh Beroperasi 12 Juni, Cek di Sini

“Berkas-berkas tersebut harus ditunjukkan kepada petugas pada saat melakukan boarding,” ujarnya, dalam keterangan KAI, Rabu (10/6/2020).

Adapun ketentuan lain yang harus disiapkan penumpang, di antaranya menunjukkan surat keterangan uji tes PCR dengan hasil negatif yang berlaku 7 hari atau surat keterangan uji Rapid-Test dengan hasil non reaktif yang berlaku 3 hari pada saat keberangkatan.

Baca Juga: Pengumuman, Kereta Jarak Jauh Kembali Beroperasi Mulai 12 Juni

Menunjukkan surat keterangan bebas gejala seperti influenza (influenza-like illness) yang dikeluarkan oleh dokter rumah sakit/puskesmas bagi daerah yang tidak memiliki fasilitas test PCR dan/atau Rapid Test. Dan mengunduh serta mengaktifkan aplikasi Peduli Lindungi pada perangkat seluler.

Selain itu, khusus bagi calon penumpang yang akan bepergian dari dan menuju Provinsi DKI Jakarta, diharuskan memiliki Surat Izin Keluar Masuk (SIKM) DKI Jakarta.

Secara umum, setiap penumpang KA Jarak Jauh maupun Lokal diharuskan dalam kondisi sehat (tidak menderita flu, pilek, batuk, demam), suhu badan tidak lebih dari 37,3 derajat celsius, wajib menggunakan masker, dan menggunakan pakaian lengan panjang atau jaket.

“Jika saat proses boarding penumpang kedapatan tidak memenuhi ketentuan tersebut, maka tidak diperkenankan melakukan perjalanan dan tiket dapat dibatalkan dengan pengembalian bea penuh,” tambah Maqin.

Maqin menambahkan, dengan dioperasikannya 37 KA ini, maka per 12 Juni KAI baru mengoperasikan total 113 KA atau baru 21% dari total 532 KA reguler. Adapun rincian KA yang dioperasikan terdiri dari 14 KA Jarak Jauh dan 99 KA Lokal.

“KAI baru menjalankan sebagian perjalanan KA Reguler dengan pertimbangan penerapan PSBB di berbagai wilayah serta permintaan dari masyarakat. Pengoperasian kembali KA reguler ini akan terus kami evaluasi perkembangannya,” ujar Maqin.

Untuk informasi lebih lanjut terkait perjalanan kembali KA Reguler, masyarakat dapat menghubungi Contact Center KAI melalui telepon di (021)121, email cs@kai.id, atau media sosial KAI121.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini