JAKARTA - Indonesia kaya dengan Sumber Daya Alam (SDA) yang melimpah. Bahkan untuk karet alam, Indonesia menempati peringkat keuda produsen terbesar di dunia.
Untuk itu, pemerintah melihat potensi tersebut bisa dimaksimalkan. Dengan mendorong sektor industri pengolahan karet agar semakin produktif dan berdaya saing serta mampu melakukan diversifikasi produk.
Pada 2019, produksi karet alam mencapai 3,3 juta ton, yang meliputi SIR (crumb rubber), lateks pekat, dan RSS (ribbed smoked sheet). Dari jumlah tersebut, 20% diolah di dalam negeri oleh industri hilir menjadi ban, vulkanisir, alas kaki, rubber articles, maupun manufacture rubber goods (MRG) lainnya, sementara 80% karet alam diekspor.
Produksi karet alam baru memenuhi sekitar 55,4% dari kapasitas terpasang sektor tersebut, yang mencapai 5,9 juta ton.
Baca Selengkapnya: Bangga! Indonesia Produsen Karet Alam Terbesar Nomor 2 di Dunia
(Feby Novalius)
Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.