Tinggal di Sleman, Bai Populo Bikin Kerajaan Bisnis Baru

Jum'at 19 Juni 2020 16:46 WIB
https: img.okezone.com content 2020 06 19 320 2233030 tinggal-di-sleman-bai-populo-bikin-kerajaan-bisnis-baru-BKUp1Wg5tC.jpg Perancang Busana Internasional Bai Soemarlono. (Foto: Okezone.com/KRJogja)

JAKARTA – Belasan tahun bermukim di Jakarta dan Jerman, Bai Soemarlono memutuskan tinggal di Sleman mulai pertengahan tahun ini. Perancang busana internasional ini siap berkarya dan berkesenian serta mendirikan kerajaan bisnis baru dengan brand bernama Ohmm.

Label Ohmm ini nantinya akan membawahi beberapa sektor usaha, dia ntaranya Ohmm Stay yakni bisnis hunian penginapan, Ohmm by Bai tentang fashion, maupun Ohmm View yang menyediakan tempat makam ala Jawa dengan latar pemandangan Gunung Merapi. Bisnis Ohmm besutan desainer yang kondang dengan nama Bai Populo ini berdiri di atas lahan seluas 3.150 meter persegi di kawasan Candisari Kalasan Sleman.

Baca Juga: Penjualan Turun, Cek Dulu Kenapa Pelanggan Tak Mau Beli?

Bai mengungkapkan, lahan tempat di mana Ohmm berdiri ini merupakan rumah milik keluarga besarnya yang juga masih keturunan Hamengkubuwono (HB) II. Arsitektur bangunan sangat kental bercorak rumah Jawa kuno berbentuk limasan dengan halaman luas yang menonjolkan suasana khas pedesaan.

“Di rumah ini orang bisa melihat kehidupan Jawa. Nanti ada rumah tinggal, restoran yang menyajikan makanan-makanan Jawa, ada galeri pakain yang saya kurasi beberapa handcraft, aksesoris batik. Ada juga pusat budayanya gamelan dan menari,” kata Bai, dikutip dari KR Jogja, Jumat (19/6/2020).

Baca Juga: Penyiar Radio Banting Setir Jualan Es Durian, Begini Kisahnya

Nama Ohmm sendiri menurutnya terinspirasi dari teknik pernafasan ala Yoga, di mana dalam dalam melakukanya tak bisa secara tergesa-gesa. Begitu pula dengan cara Bai dalam menjalani ritme hidupnya yang selalu fokus namun tetap dilakukannya dengan penuh kesabaran.

Bai menuturkan, rencana mendirikan usaha Ohmm sebenarnya ini telah tercetus sejak 2009. Namun kesibukannya dalam dunia fashion internasional memaksa Bai baru bisa mewujudkannya saat ini.

Yogya di mata Bai merupakan kota sejarah Indonesia yang juga menarik daya mistisnya. Seperti Bhutan dan Siam Reap Kamboja, udara Yogya masih segar dan ritme kehidupan masyarakatnya sangat dinamis.

“Orang luar negeri mengganggap saya Jerman sekali. Tapi mereka tahu, tradisi Jawa saya sangat kental sekali,” terang Bai.

Lewat program budaya dalam Ohmm tersebut, Bai berkeinginan menunjukkan sebagai orang Jawa yang penuh unggah-unggu dan respek kepada yang lebih tua dan leluhur, pun menghargai kesenian Jawa. Menurutnya, seni tradisi menunjukkan kepedulian manusia terhadap asal usulnya, mencerminkan tindak tanduk kepribadian manusia.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini