Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

9,8 Juta Pekerja Manufaktur Jadi Korban Corona, 30% Kena PHK

Taufik Fajar , Jurnalis-Senin, 22 Juni 2020 |13:44 WIB
9,8 Juta Pekerja Manufaktur Jadi Korban Corona, 30% Kena PHK
Pemutusan Hubungan Kerja. (Foto: Okezone.com/Shutterstock)
A
A
A

JAKARTA - Sektor manufaktur menjadi salah satu fokus untuk pemerintah dalam rangka pemulihan ekonomi. Sebab kontribusi industri manufaktur terhadap perekonomian sangat besar.

Menteri PPN/Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) Suharno Monoarfa mengatakan, industri manufaktur terkoreksi dalam selama pandemi virus corona. Industri manufaktur merupakan padat karya tinggi karena ada 18 juta pekerja. Namun selama Covid, 9,8 juta pekerja terkena imbasnya.

Baca Juga: Milenial Tak Boleh Cengeng, Harus Bisa Adaptasi dengan Dunia Kerja

"Dari 9,8 juta itu kira-kira 30% PHK dan lebih dari separuh dirumahkan," tuturnya saat rapat kerja langsung bersama Komisi XI DPR, Senin (22/6/2020).

Bila dilihat dari utilisasi industri manufaktur, bahkan sudah ada industri yang hanya tinggal 30%. Artinya begitu besar dampaknya pada ekonomi Indonesia.

Baca Juga: Erick Thohir Ingin Milenial Jadi Pemimpin yang Baik di Masa Depan

"Karenanya kontribusi manufaktur 2021 bisa dipulihkan kembali," tuturnya.

Selain itu, sistem kesehatan nasional juga akan lebih ditingkatkan dan jadi fokus pada 2021. Bukan hanya karena virus corona yang masih ada, tapi masih ada beberapa penyakit yang saat ini harus segera ditangani seperti Tuberkulosis (TBC).

Halaman:
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement