Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Jakarta Tempo Dulu, Semilir Angin di Hotel Cavadino dan Harum Cokelat

Rani Hardjanti , Jurnalis-Senin, 22 Juni 2020 |15:43 WIB
Jakarta Tempo Dulu, Semilir Angin di Hotel Cavadino dan Harum Cokelat
Hotel Cavadino (Foto: Dok Jakarta Tourism.go.id)
A
A
A

JAKARTA - Batavia atau sekarang dikenal DKI Jakarta menyimpan kisah klasik yang menarik untuk diulik. Di hari jadinya ke-492 tahun, Ibu Kota masih menyimpan sebuah hotel tua berusia 157 tahun, bernama Hotel Sriwijaya.

Hotel ini pada masa kejayaannya sempat berganti-ganti nama. Awalnya bernama Hotel Cavadino. Jika kembali mundur ke belakang, hotel ini semua adalah sebuah toko.

Baca Juga: HUT ke-493 DKI Jakarta, Ahok: Semoga Warga Dompetnya Penuh 

Pada tahun 1863, jika para pendatang memiliki keinginan untuk menikmati bonbons dan cokelat, cerutu Belanda, Havana, dan Manila, comestibles dengan kualitias baik dan anggur, maka mereka akan berkunjung ke "toko" C.A.W. Cavadino.

Dikutip dari Jakarta Tourism, Senin (22/6/2020), toko ini terletak di Rijswijk dan Citadelweg atau sekarang bernama Jalan Veteran dan Jalan Veteran 1.

Namun, toko itu kian sukses sehingga menjelma menjadi hotel. Para kalangan berduit di era Batavia ingin merasakan makanan lengkap khas Belanda, maka pengujung bisa menuju ke restoran lantai atas Cavadino. Di sana para pengujung bisa menikmati semilir angin dan sekilas kanal yang mengalir. Kanal itu merupakan kanal sodetan Sungai Ciliwung.

Baca Juga: Cerita Rawa Belong yang Kini Jadi Pasar Bunga dan Tanaman Hias dari Jakarta 

Jika para pengjung merasa mengantuk sesudahnya, bisa mendapatkan kamar di Hotel Cavadino.

Adalah Conrad Alexander Willem Cavadino (CAW Cavadino) si pemilik toko dan hotel ini. CAW Cavadino memulai usaha restoran, roti/kue dan toko pada tahun 1863.

Halaman:
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement