HK Minta Tambahan Rp51 Triliun Buat Bangun 9 Tol Baru

Giri Hartomo, Jurnalis · Rabu 24 Juni 2020 14:43 WIB
https: img.okezone.com content 2020 06 24 320 2235578 hk-minta-tambahan-rp51-triliun-buat-bangun-9-tol-baru-SXdTq9WBt0.jpg Uang Rupiah. Foto: Ilustrasi Shutterstock

JAKARTA - PT Hutama Karya meminta tambahan suntikan modal kepada pemerintah sebesar Rp51 triliun. Anggaran ini di luar dari suntikan modal pemerintah sebesar Rp7,5 triliun yang masuk dalam program pemulihan ekonomi nasional akibat Covid-19.

Direktur Utama Hutama Karya (Persero) Budi Harto mengatakan, tambahan anggaran ini diperuntukkan untuk membangun jalan tol Trans Sumatera. Ada beberapa ruas tol baru yang akan dibangun sepanjang 771 kilometer (KM).

Baca Juga: Skenario New Normal Ala Hutama Karya

"Hutama Karya saat ini sedang menyelesaikan konstruksi pembangunan JTTS sepanjang 771 km yang ditargetkan selesai tahun 2022, dengan kebutuhan PMN Rp51 triliun," ujarnya dalam rapat dengan Komisi VI DPR-RI, Rabu (24/6/2020).

Menurut Budi, ada sekitar 9 ruas tol baru di jalan tol Trans Sumatera (JTTS). Ditargetkan 9 ruas tol baru ini bisa rampung pada tahun 2022 mendatang.

"Kami juga sedang melakukan pembangunan 9 ruas jalan total 771 kilometer yang menyebar dari Pekanbaru-Dumai dan seterusnya kami rencanakan selesai akhir 2022," jelasnya.

Baca Juga: Erick Thohir Rombak Direksi dan Komisaris Adhi Karya

Menurut Budi, sebenarnya jalan tol Trans Sumatera ini membutuhkan investasi sebesar Rp476 triliun untuk membangun 2.765 kilometer. Hingga saat ini ada lima ruas yang sudah beroperasi yakni Medan-Binjai sepanjang 17 kilometer, Bakauheni-Terbanggi Besar sepanjang 140 kilometer.

Lalu ada tol Palembang-Indralaya, Terbangi Besar-Pematang Panggang 22 kilometer. Lalu yang terakhir ada tol Pematang Panggang - Kayu Agung sepanjang 185 kilometer.

Kemudian ada 9 ruas tol yang sedang konstruksi sepanjang 771 kilometer. Kemudian ada 4 ruas tol yang sedang dalam tahap konstruksi, dan terakhir ada 10 ruas tol sepanjang 1.311 km yang belum melakukan Penandatanganan Perjanjian Jalan Tol (PPJT).

(kmj)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini