JAKARTA - Membuka usaha sampingan bisa kalian lakukan untuk menambah penghasilan di tengah masa pandemi. Apapun bisnisnya, entah bergerak di bidang makanan, pakaian, atau jasa.
Ada beberapa hal yang harus dipertimbangkan sebelum memulai bisnis sampingan. Salah satunya memilih target pasar yang tepat. Berikut adalah beberapa pertimbangan dalam membangun bisnis yang dikutip dari Buku Bisnis Sampingan karya Astri Novia dan Natar Adri, Jakarta,Sabtu (4/7/2020):
Baca Juga: Jangan Cuma Bengong jika Dagangan Kamu Belum Laku, Lakukan Hal Ini
1. Berdasarkan Hobi
Menjalankan usaha atau pekerjaan yang berdasarkan hobi memang menjadi hal yang menyenangkan. Hal ini menjadi peluang yang besar saat kamu ingin memulai usaha sampingan, jadikan hobi sebagai salah satu peluang terbesar kamu saat menentukan usaha sampingan. Contohnya dari hobi memasak,kamu bisa menjadikan itu peluang saat kamu ingin membuka usaha sampingan yang bergerak dalam bidang makanan.
2. Berpikir Kreatif
Di era sekarang, berpikir kreatif sangat menuntut kamu untuk mencari peluang baru untuk menghasilkan pundi uang. Mencari inovasi dan ide-ide baru dapat kamu lakukan untuk bisnis sampigan. Misal menjual snack dan cemilan ringan untuk rekan kantor dengan harga yang terjangkau dapat kamu lakukan saat ini, dengan menambahkan inovasi-inovasi baru mungkin dalam hal rasa, produk atau packaging yang diberikan.
Baca Juga: Sepi Job, Seniman Campursari Cari Cuan di Bisnis Bonsai Kelapa
3. Memilih ceruk yang cepat
Kamu dituntut agar dapat melihat peluang di sekitar kamu, mencari tahu mengenai bisnis kecil-kecilan atau sampingan di sekitar kamu dan bisa menjadikan bisnis yang mungkin belum ada saat ini untuk kamu jadikan sebagai pilihan bisnis kamu saat ini. Tapi,jangan menjalankan bisnis yang tidak kamu pahami, pahami terlebih dahulu agar kamu tidak berhenti di tengah perjalanan bisnis kamu.
4. Memahami aspek kompetisi
Pesaing bisnis pasti akan kamu jumpai nantinya, karena hal itu kamu harus belajar bersaing secara sehat dengan pesaing kamu nantinya, perhatikan apa yang membuat kamu dan pesaing kamu berbeda, pertahankan keistimewaan produk yang kamu miliki yang menjadi daya tarik untuk konsumen kamu. Mungkin bisnis yang kamu dan pesaing kamu jalankan sama, namun perbedaan dan keistimewaan setiap produk kalian pasti berbeda.