Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Inspiratif, Kelola Singkong hingga Jadi Prospek Bisnis Menjanjikan

Fadel Prayoga , Jurnalis-Minggu, 05 Juli 2020 |20:06 WIB
Inspiratif, Kelola Singkong hingga Jadi Prospek Bisnis Menjanjikan
Bisnis Singkong hingga Ekspor. (Foto: Okezone.com)
A
A
A

JAKARTA - Singkong banyak tumbuh hampir di seluruh wilayah Indonesia. Komoditas pangan ini pun patut menjadi perhatian karena memiliki prospek usaha yang menjanjikan.

Masyarakat bisa melihat kisah sukses pengolahan pangan yang dilakukan oleh Rumah Mocaf di Kabupaten Banjarnegara, Jawa Tengah. Di rumah industri tersebut, ubi kayu atau singkong diolah menjadi tepung hingga berbagai macam pangan olahan lainnya.

Baca Juga: Modal Kecil, Bisa dari Rumah dan Bebas Kendala, Yuk Mulai Bisnis Online!

Menurut Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo, singkong menjadi pangan lokar alternatif yang harus mulai diberi perhatian khusus. Apalagi komoditas pangan alternatif ini memiliki prospek yang bagus.

"Oleh karenanya untuk menjamin keberlanjutan pangan olahan dari singkong harus memanfaatkan lahan yang ada, bangun pangan lokal mulai dari skala rumah tangga supaya ketahanan pangan bisa terjaga," tulis Syahrul, dikutip dari Instagram @kementerianpertanian, Minggu (5/7/2020).

Penggagas Rumah Mocaf merupakan pengusaha muda, Reza Azyumarridha Azra. Dia mengolah tepung berbabahan singkong atau modified cassava fiour (mocaf) menjadi alternatif pengganti tepung terigu.

Baca Juga: Bisnis Sampingan Punya Risiko Lho, Waktu Luang Makin Sempit

Usahanya ini pun sedang bersiap untuk memasuki pasar ekspor. Karena itu, hal ini bisa dicontoh karena singkong di Indonesia tersebar.

"Singkong atau ubi kayu sebagai komoditas pangan alternatif ini patut diberikan perhatian lebih karena memiliki prospek yang bagus. Pola pengembangan mocaf di Banjarnegara ini pun patut ditiru agar pangan berbahan singkong menyebar di semua daerah," tuturnya.

(Feby Novalius)

Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement