Uber Caplok Startup Pengiriman Makanan Postmates Senilai Rp37 Triliun

Natasha Oktalia, Jurnalis · Selasa 07 Juli 2020 13:38 WIB
https: img.okezone.com content 2020 07 07 320 2242454 uber-caplok-startup-pengiriman-makanan-postmates-senilai-rp37-triliun-3OKM1AgJBq.jpg Uber (Foto: The Independent)

JAKARTA - Uber Technologies Inc, perusahaan jaringan transportasi membeli startup pengiriman makanan Postmates senilai USD2,65 miliar atau sekitar Rp37,1 triliun. Pembelian Postmates ini setelah sebelumnya Uber gagal membeli Grubhub.

Akhirnya, pada Senin waktu setempat Uber mencapai kesepakatan untuk mencaplok saham Postmates senilai Rp37,1 triliun. Nantinya, Postmates akan menjadi penyeimbang bisnis Uber Eats, layanan pengiriman makanan yang sudah dikembangkan Uber.

"Uber dan Postmates sudah lama yakin bahwa platform perusahaan seperti ini akan memberi kekuatan lebih dari sekadar pengiriman makanan dan menjadi bagian penting bagi perdagangan di tengah krisis pandemi covid-19," kata CEO Uber Dara Khosrowshahi.

Kesepakatan ini akan disahkan pada kuartal I-2021 dalam bentuk perjanjian sesuai peraturan yang berlaku. Uber berkomitmen untuk menyediakan pembiayaan kepada Postmates selama menunggu persetujuan pembelian saham.

Baca Juga: Butuh Modal Bangun Startup? Ini 6 Sumber Pendanaannya 

Saham Uber pun naik 5% pada awal perdagangan Senin waktu setempat. Postmates dianggap sebagai startup pelopor dalam industri pengiriman berdasarkan permintaan. Pada bulan Mei, startup ini memperoleh 8% pendapatan dari penjualan pengiriman makanan yang berada di AS, demikian seperti dilansir CNN, Jakarta, Selasa (7/7/2020).

Untuk saat ini, Postmates sudah beroperasi di berbagai wilayah AS dan memiliki kedudukan yang kuat di sejumlah pasar besar seperti Los Angeles, Las Vegas,San Diego dan Phoenix. Serta memilikki pelanggan aktif sebanyak 10 juta.

"Kami selalu mengagumi Postmates. Saya kira mampu bersaing secara agresif dan menjadi pemimpin di beberapa pasar yang sangat penting dengan basis modal yang jauh lebih kecil daripada banyak kompetitornya, termasuk diri kita sendiri," kata Khosrowshahi.

Baca Juga: Saham Amazon Tembus USD3.000, Nilai Perusahaan Milik Jeff Bezos Rp21.750 Triliun 

Menurut latar belakang Uber sendiri yang bergerak dalam layanan kendaaraan lambat laun juga mencoba beralih ke berbagai layanan lainnya. Termasuk yang saat ini dikembangkan, Uber Eats. Bagi sejumlah orang, Uber Eats menjadi salah satu titik terang untuk membantu pelayanan pengantaran makanan di saat keadaan seperti saat ini.

Bulan lalu, Uber kalah dari perusahaan yang berbasis di Belanda, Just Eat Takeaway.com dalam upaya membeli Grubhub. Perusahaan tersebut membeli Grubhub sebesar USD7,3 miliar.

(rzy)

Loading...

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini