500 TKA China Akan Dipekerjakan di Batam, Ini Penjelasan Menaker

Taufik Fajar, Jurnalis · Rabu 08 Juli 2020 11:51 WIB
https: img.okezone.com content 2020 07 08 320 2242986 500-tka-china-akan-diperkerjakan-di-batam-ini-penjelasan-menaker-7Ipd3q55M0.JPG Menaker Ida Fauziyah (Foto: Okezone)

JAKARTA - Menteri Ketenagakerjaan (Menaker), Ida Fauziyah menyebut pihaknya masih belum mendapat laporan atas permintaan 500 Tenaga Kerja Asing (TKA) asal China dari PT Bintan Alumina Indonesia (BAI) di Batam Kepulauan Riau.

Kemudian, lanjut dia, dirinya tidak menepis TKA tersebut pasti akan didatangkan. Akan tetapi, dia belum dapat memastikan kehadiran TKA asal Negeri Tirai Bambu itu ke Indonesia.

 Baca juga: Investasi Asing Masuk RI, Jangan Lupa Rekrut Tenaga Kerja Lokal

"Jadi, pasti akan ada masuk tapi kan masih belum. Pasalnya masih dalam proses pembangunannya," ujar dia di Kantor Kemenko Kemaritiman dan Investasi, Jakarta, Selasa (7/7/2020) malam.

Dia juga menegaskan, TKA yang datang ke Indonesia harus mengikuti Peraturan Menteri Hukum dan HAM (Permenkum HAM) Nomor 11 Tahun 2020 tentang Pelarangan Orang Asing Masuk Wilayah RI.

 Baca juga: 7 Perusahaan Relokasi Pabrik ke RI Serap 30 Ribu Tenaga Kerja

"Prinsip kami, TKA sudah ada aturan yang diatur. Pengendalian TKA itu mana aja yang diperbolehkan yang bisa ditempatkan di sini," kata dia.

Dia menambahkan, TKA bisa bekerja di Indonesia dengan syarat menggarap Proyek Strategis Nasional (PSN). Selain itu, wajib mengikuti protokol kesehatan cegah Covid-19.

"Oleh karena itu yang laling penting, proses kesehatan ketat. Kemudian karantina di negaranya 14 hari, di sini 14 hari juga. Dan kami bersama dengan pengawasan tenaga kerja asing akan cek kelengkapan dokumennya. Imigrasinya dan kesehatan mereka dokumennya," tandas dia.

(rzy)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini