Dua Bulan Jalan, Bisnis Bakso Lobster Ini Bikin Pengunjung Mengantre

Wisnu Yusep, Jurnalis · Sabtu 11 Juli 2020 13:44 WIB
https: img.okezone.com content 2020 07 11 320 2244801 dua-bulan-jalan-bisnis-bakso-lobster-ini-bikin-pengunjung-mengantre-HYmMB22yxR.jpg Bakso Lobster (Foto: Wisnu Yusep/Okezone)

BEKASI - Belakangan ini viral sebuah tempat makan yang ramai hingga antreannya mengular panjang. Hal ini terjadi di Bakso Lobster Permata, Bekasi.

Pemilik bakso lobster permata Arief Rianggowo mengaku awal membuka usaha bakso lobsternya dari rekan bisnisnya. Sebelum bakso lobster, dirinya hanya penjual ketupat tahu Magelang.

 Baca juga: Bingung Jualan Apa? Cobain Nih 10 Bisnis Bermodal Kecil

"Awal puasa tanggal 28 April 2020. Jadi dua bulan lebih sekarang ini. Karena kita tahu banyak penggemar daerah Bekasi adalah bakso dan mie ayam," kata Arief ketika ditemui di warungnya di Jalan Bapak Bosi, Cibitung, Kabupaten Bekasi, Sabtu (11/7/2020).

Rekannya yang terlebih dulu membuka bisnis bakso lobster di wilayah Cibitung, lantas memberitahu dirinya bahwa usaha bakso akan menjadi buruan warga pada bulan puasa.

"Akhirnya saya memberanikan diri membuka bakso lobster. Karena awalnya saya jual kupat tahu Magelang, tapi peminat di daerah sini kurang, sehingga kawan saya bilang nanti bulan puasa mudah-mudahan bakso akan laris," ungkap dia.

 Baca juga: Bisnis Pesan-Antar Belanjaan Berdayakan Tenaga Kerja Perempuan

Untuk menepis isu yang beredar bahwa baso lobster yang dijualnya lobster plastik, dirinya pun mempersilakan untuk memeriksa secara langsung. "Bener boleh dicek kenyataannya. Semua lobster itu yang didatangkan fresh. Jadi kita bukan lobster yang sudah beberapa hari dipanen (dijual)," ujar dia.

 Bakso Lobster pengunjung antre (Wisnu Yusep)

Apalagi, klaim Arief, dirinya mendapatkan suplai lobster langsung dari sejumlah nelayan. Terutama di wilayah Jawa Barat dan Sumatera.

 Baca juga: Dari Iseng-Iseng Unggah Foto Kue di Medsos, Wanita Ini Kebanjiran Pesanan Brownies

"Begitu datang dari petani atau nelayan dari Lampung, Sukabumi, Cilacap, Cianjur yang tak lain adalah pengepul. Kita mendapatkan dari mereka, ada dari Karawang juga. Terus nyoba dari Angke juga, dan dari beberapa sumber. Nah akhirnya di sini kita buat bakso lobster permata," ungkap dia.

Meski begitu, diakui Arief, ketika awal buka dirinya sempat pesimis karena harga lobster di pasaran cukup tinggi. Meski begitu, rasa pesimis itu terkesampingkan karena masyarakat akan tahu dengan rasa uniknya bakso lobster ini.

"Awalnya itu karena perjuangan, saya ragu karena lobster mahal. Tapi itu menjadi tidak masalah, karena rasa uniknya bakso lobster karena dibungkus dengan bakso, sehingga orang penasaran. Itu intinya," ungkap dia.

Terlebih lagi, saat ini bakso lobster sudah diminati oleh semua kalangan. Saat ini saja, kata Arif dirinya bisa menyediakan bakso lobster sebanyak 1.000 porsi.

"Sekarang di atas 500-700 bahkan 1.000 porsi," ujarnya.

Dirinya saat ini belum menghitung keuntungan yang didapatnya. Hal ini dikarenakan, Arief hanya bekerja sendiri hingga saat ini.

"Tapi kita gak ngitung, secara akuntasi saya belum ngitung ini. Karena masih sendiri, belum ada kasir, kasir saya sendiri. Saya belum mendapatkan yang profesional untuk di depan (kasir). Saya mencoba dengan ilmu yang saya punya, saya profesional lah. Tapi profesional secara tradisional," ungkap dia.

Untuk harga per porsi sendiri, lanjut Arif, berfareatif. Mulai dari harga Rp30 ribu yang tipe S sampai dengan Rp200 ribu yang bakso lobster king. "Ada yang tipe bakso lobster M Rp40 ribu, L Rp50 ribu dan bakso lobster jumbo Rp75 ribu, bakso lobster giant Rp100 ribu, bakso lobster super giant Rp150 ribu dan yang king lobster Rp 200 ribu.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini