Share

6 Fakta Gaji ke-13 PNS Cair Agustus, Nomor 2 Harus Ikhlas

Natasha Oktalia, Jurnalis · Selasa 21 Juli 2020 18:03 WIB
https: img.okezone.com content 2020 07 21 320 2249938 6-fakta-gaji-ke-13-pns-cair-agustus-nomor-2-harus-ikhlas-HrGqwSaCui.jpg PNS (Foto: Okezone)

JAKARTA - Kementerian Keuangan akhirnya mencairkan gaji ke-13 Pegawai Negeri Sipil (PNS) pada Agustus 2020. Total anggaran untuk gaji ke-13 PNS mencapai Rp28,5 triliun.

Anggaran gaji ke-13 PNS berasal dari APBN sebesar Rp14,6 triliun yang meliputi gaji dan tunjangan yang melekat pada gaji sebesar Rp6,73 triliun dan pensiun sebesar Rp7,86 triliun. Sementara, pembayaran gaji ke-13 melalui APBD sebesar Rp13,89 triliun.

Baca Juga: Gaji ke-13 PNS Bagian dari Stimulus Ekonomi 

Berikut fakta-fakta terkini soal gaji ke-13 PNS seperti dirangkum Okezone, Jakarta, Selasa (21/7/2020).

1. Gaji ke-13 Cair Bulan Agustus

 

Menteri Keuangan Sri Mulyani memastikan gaji ke-13 PNS cair Agustus. Pembayaran gaji ini masuk dalam Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN) 2020, hal ini dilakukan untuk mendorong perekonomian Indonesia.

"Pembayaran gaji 13 ini dilaksanakan untuk stimulus ekonomi kita. Jadi akan cair pada Agustus 2020," ujar Sri Mulyani dalam video virtual

Baca Juga: Cair Agustus 2020, Ini Besaran Gaji ke-13 yang Diterima PNS 

2. Tidak Semua PNS Dapat Gaji ke-13

Sri Mulyani mengatakan adanya catatan khusus bagi penerima gaji ke-13. Skema yang digambarkan pemberian gaji ke-13 dan pensiun sama dengan Tunjangan Hari Raya (THR) kemarin. Untuk hal ini, pejabat tinggi seperti Menteri dan Presiden tidak dapat. Presiden Joko Widodo (Jokowi) memutuskan tidak memberikan gaji ke-13 bagi pejabat negara serta pejabat eselon I dan II, maupun setingkatnya.

"Oleh karena itu, pelaksanaan kebijakan gaji ke-13 2020 akan dilakukan dengan melakukan pengubahan pada 2 PP tersebut diakibatkan karena yang menerima untuk gaji ke-13 adalah mereka di bawah level pejabat negara, eselon I dan II dan setingkat," ujar Sri Mulyani.

3. Aturan Gaji ke-13

 

Pencairan gaji ke-13 ini berpedoman pada PP No. 35 Tahun 2019 tentang Perubahan Ketiga Atas Peraturan Pemerintah No. 19 Tahun 2016, yang membahas tentang pemberian gaji, pensiun atau tunjangan ke-13 kepada PNS, Prajurit Tentara Nasional Indonesia, Anggota Kepolisian Negara Republik Indonesia, Pejabat Negara dan Penerima Pensiun atau Tunjangan.

4. Anggaran Gaji ke-13 PNS Rp28,5 Triliun

Menteri Keuangan Sri Mulyani mengatakan, alokasi anggaran gaji ke-13 sebesar Rp28,5 triliun. Rinciannya Rp14,6 triliun dari APBN dan Rp13,89 triliun dari APBD.

"Untuk APBN, rinciannya yaitu Rp 6,73 triliun untuk gaji dan tunjangan yang melekat pada gaji dan Rp7,86 triliun untuk pensiun," ujar Sri Mulyani.

 

5. Besaran yang Diterima

Gaji ke-13 untuk PNS hingga anggota Polri terdiri mulai dari gaji pokok, tunjangan keluarga, dan tunjangan jabatan, hingga tunjangan kinerja. Sedangkan pensiunan akan menerima gaji ke-13 berupa pensiunan pokok, dan tunjangan keluarga atau tunjangan penghasilan. Jumlah gaji ke-13 2020 PNS yang diterima yakni sebesar gaji sebelumnya.

6. Program Stimulus Ekonomi

 

Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menyatakan pemberian gaji ke-13 PNS dimasukkan dalam program stimulus perekonomian. Pemberian gaji ke-13 PNS sama dengan THR.

"Gaji ke-13 dilaksanakan sebagai stimulus perekonomian," kata Sri Mulyani

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini