Target Bauran Energi Terbarukan Tercapai, Kemiskinan Bisa Diturunkan?

Suparjo Ramalan, Jurnalis · Kamis 30 Juli 2020 16:20 WIB
https: img.okezone.com content 2020 07 30 320 2254603 target-bauran-energi-terbarukan-tercapai-kemiskinan-bisa-diturunkan-K63hTq8521.png Ilustrasi Penggunaan Energi Terbarukan pada Pembangkit Listrik. (Foto: Okezone.com/ESDM)

JAKARTA - Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) resmi meluncurkan program Mentari. Ini menjadi langkah untuk merealisasikan target bauran Energi Baru Terbarukan (EBT) sebesar 23% pada 2025.

Sekretaris Jenderal Kementerian ESDM, Ego Syahrial mengatakan, program Mentari merupakan inisiatif baru Kementerian ESDM untuk melakukan kerjasama bilateral dengan Kedutaan Besar Inggris di Jakarta dan sejumlah lembaga internasional.

Baca Juga: Batu Bara dan Minyak Masih Jadi 'Raja', Nasib EBT Bagaimana?

Di mana, kerja sama bilateral bertujuan menjadikan Indonesia sebagai negara energi rendah karbon dalam mendukung capaian tujuan pembangunan Indonesia. Pembangunan rendah karbon memberikan semangat bagi Indonesia dalam situasi pandemi Covid-19 menuju pemulihan ekonomi dan sosial yang ramah lingkungan.

Pemanfaatan PLTS Atap di Ibu Kota

"Indonesia berkomitmen memenuhi target energi terbarukan dan menurunkan emisi. Kami optimis program ini dapat mewujudkan pertumbuhan ekonomi inklusif dan mengurangi kemiskinan melalui pengembangan energi terbarukan," ujar Ego dalam paparannya secara virtual, Kamis (30/7/2020).

Dirinya menjelaskan, program mentari merupakan program berdurasi empat tahun yang akan dilaksanakan dalam periode 2020-2023. Program ini berupaya mendorong energi terbarukan di Indonesia dengan ruang lingkup sebagai berikut.

Baca Juga: Stok BBM hingga Gas Industri Luber Selama Pandemi Covid-19

Pertama, dukungan terhadap peningkatan kebijakan bidang energi terbarukan baik untuk sistem penyediaan listrik melalui jaringan PLN (on-grid) maupun di luar jaringan PLN (off-grid) dalam rangka meningkatkan energi terbarukan.

Kedua, mendorong investor swasta untuk proyek energi terbarukan baik on grid dan off grid. Ketiga, membangun proyek percontohan energi terbarukan skala kecil yang terintegrasi dengan peningkatan kapasitas dengan kegiatan usaha produktif masyarakat dalam rangka meningkatkan ekonomi masyarakat.

Keempat, mengupayakan praktik baik dan mendorong integrasi gender dan inklusi sosial dalam kegiatan penyediaan akses energi terbarukan on grid dan off grid melalui jejaring dan membangun kolaborasi.

"Dalam seluruh kegiatannya Mentari berupaya meningkatkan kaum perempuan dan pertumbuhan ekonomi inklusif. Di mana, gender dan inklusi sosial menjadi fokus utama pelaksanaan masing masing komponen program," kata dia.

Adapun dalam upaya kolaborasi dari mitra pelaksana program Mentari terdiri dari Palladium International, Hivos, Castlerock, ECA dan kedutaan Inggris di Jakarta.

1
2
Loading...

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini