Terungkap, Ini Daftar Penyumbang Deflasi Juli 2020

Rina Anggraeni, Jurnalis · Senin 03 Agustus 2020 11:59 WIB
https: img.okezone.com content 2020 08 03 20 2256003 terungkap-ini-daftar-penyumbang-deflasi-juli-2020-tEY5OPpppN.jpeg Deflasi Juli (Foto: Shutterstock)

JAKARTA - Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat selama Juli 2020 terjadi deflasi sebesar 0,10% . Dengan angka ini, maka tingkat inflasi tahun kalender dari Januari ke Juli 2020 tercatat sebesar 0,98% dan inflasi tahun ke tahun 1,54%.

Kepala BPS Suhariyanto mengatakan ada tiga kelompok pengeluaran yang menyumbang deflasi. Di antaranya makanan, minuman, tembakau perumahan, air, listrik, dan bahan banak rumah tangga serta transportasi.

"Dari 11 kelompok pengeluaran, ada 3 kelompok yang mengalami deflasi yaitu makanan minuman dan tembakau yang mengalami deflasi 0,73% . Kemudian perumahan, air, listrik, dan bahan bakar rumah tangga yang mengalami deflasi 0,01%. Satu lagi adalah kelompok pengeluaran transportasi yang mengalami deflasi 0,17%," kata Suhariyanto dalam video virtual, Senin (3/8/2020)

Baca Juga: BPS Catat Juli Terjadi Deflasi 0,10% 

Dia melanjutkan untuk kelompok pengeluaran makanan, minuman dan tembakau yang mengalami deflasi 0,73% memberikan sumbangan kepada deflasi sebesar 0,19%. Serta, penurunan harga bawang merah, menyumbang deflasi 0,11%.

"Selain itu penurunan harga daging ayam ras yang memberikan andil kepada deflasi 0,04% , ketiga bawang putih yang memberikan andil kepada deflasi 0,03%," katanya.

Baca Juga: Uni Eropa Resesi, Indonesia Tinggal Tunggu Waktu Saja 

Sedangkan, seperti beras, cabe rawit, dan gula pas yang masing- masing memberikan andil 0,01% bagi inflasi.

"Inflasi, karena komoditi ini masih mengalami kenaikan harga. Seperti harga telur ayam ras agak naik memberikan andil 0,04% dan rokok putih 0,01%," tandasnya

(dni)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini