PTPN III Terima Uang Negara Rp4 Triliun Bulan Depan

Suparjo Ramalan, Jurnalis · Rabu 05 Agustus 2020 13:04 WIB
https: img.okezone.com content 2020 08 05 320 2257264 ptpn-iii-terima-uang-negara-rp4-triliun-bulan-depan-OMjRnblzRq.jpg PTPN Tunggu Dana PMN Rp4 Triliun. (Foto: Okezone.com/Shutterstock)

JAKARTA - Pemerintah akan mencairkan Penyertaan Modal Negara (PMN) untuk PT Perkebunan nusantara III (PTPN III) sebesar Rp4 triliun pada September 2020. Dana tersebut sudah melalui kesepakatan antara pemerintah dengan Komisi VI DPR dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) beberapa waktu lalu

"PMN dalam proses, kemungkinan September tahun ini ya. Jadi kita akan gunakan PMN untuk sejumlah operasional bagi PTPN III," ujar Direktur Utama PTPN III Mohammad Abdul Gani, dalam konferensi pers, Jakarta, Rabu (5/8/2020).

Baca Juga: Minta Dana Talangan Rp4 Triliun, PTPN Akan Kembalikan 8 Tahun

Adapun rincian anggaran yang digunakan untuk biaya operasional PTPN diantaranya, pertama, untuk replanting tanaman perseroan seluas 4.484 hektare (Ha) senilai Rp413 miliar. Kedua, perseroan mengalokasikan dana Rp965 miliar untuk pemupukan. Menurutnya, satu hal yang menyebabkan kinerja PTPN belum bangkit adalah tidak melakukan pemupukan 100%, atau rata-rata 60%-70%.

"Kebutuhan pemupukan perseroan sebesar Rp2,3 triliun. Namun, kita hanya akan menggunakan Rp965 miliar dari dana talangan, sedangkan sisanya berasal dari kas perseroan," kata dia.

Baca Juga: Ke KPK Lewat Pintu Belakang, Erick Thohir Lapor Potensi Korupsi di BUMN

Ketiga, dana talangan akan digunakan untuk perbaikan infrastruktur jalan sebesar Rp625 miliar. Alasannya, angkutan Tandan Buah Segar (TBS) sawit membutuhkan infrastruktur jalan yang kuat lantaran beratnya mencapai 7-8 ton.

Menurut Gani, biasanya musim panen bersamaan dengan datangnya musim hujan sehingga jalan membutuhkan perbaikan. Keempat, perseroan akan menggunakan dana talangan untuk modal kerja pembelian TBS senilai Rp208 miliar.

Dari kapasitas Pabrik Kelapa Sawit (PKS) terpasang sebesar 3 juta ton sebesar 2,2 juta ton dialokasikan untuk TBS dalam setahun.

"Artinya, hampir dua pertiga dari kapasitas terpasang memang dialokasikan untuk terima TBS dari petani plasma maupun masyarakat," katanya.

Kelima, perseroan akan menggunakan dana talangan untuk pembelian tebu rakyat senilai Rp607 miliar. Totalnya, sebesar 8,5 juta di 2020. Keenam, perseroan akan menggunakan dana tersebut untuk memperbaharui peralatan mesin di pabrik sebesar Rp1,16 triliun

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini