Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

IHSG Diprediksi Menguat meski Ada Ancaman Resesi

Aditya Pratama , Jurnalis-Kamis, 06 Agustus 2020 |08:06 WIB
IHSG Diprediksi Menguat meski Ada Ancaman Resesi
Indeks Harga Saham Gabungan (Ilustrasi: Shutterstock)
A
A
A

JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diprediksi akan kembali menguat hari ini meskipun data pertumbuhan ekonomi kuartal II negatif 5,32%. Indeks akan bergerak di kisaran 5.097-5.233.

Analis Binaartha Sekuritas M Nafan Aji Gusta Utama mengatakan, berdasarkan indikator, MACD masih membentuk pola dead cross di area positif. Meskipun demikian, Stochastic dan RSI menunjukkan sinyal positif.

Baca Juga: Ekonomi Indonesia Minus 5,32%, IHSG Tetap Naik 1,03%

"Di sisi lain, terlihat pola upward bar yang mengindikasikan adanya potensi penguatan lanjutan pada pergerakan IHSG sehingga minimal berpeluang menuju ke resistance terdekat," ujar Nafan dalam risetnya, Kamis (6/8/2020).

Berdasarkan rasio fibonacci, support pertama maupun kedua memiliki range pada level 5.097,14 hingga 4.975,54. Sementara itu, resistance pertama maupun kedua memiliki range pada 5.172,37 hingga 5.233,17.

Baca Juga: IHSG Tetap Menguat meski Ekonomi Indonesia Minus 5,32%

Adapun sejumlah rekomendasi saham yang dapat menjadi pertimbangan investor, antara lain sebagai berikut.

PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI)

Daily (3080) (RoE: 17.58%; PER: 11.52x; EPS: 267.40; PBV: 2.02x; Beta: 1.41): Pergerakan harga saham telah menguji garis MA 20 sehingga peluang terjadinya penguatan minimal menuju ke level resistance pertama masih terbuka lebar. “Akumulasi Beli” pada area level 3.050 – 3.080, dengan target harga secara bertahap di level 3.230, 3.520, 3.780 dan 4.320. Support: 3.050 & 2.900.

 

PT Indo Tambangraya Megah Tbk (ITMG)

Daily (7725) (RoE: 7.03%; PER: 8.43x; EPS: 916.80; PBV: 0.61x; Beta: 1.37): Pergerakan harga saham masih bertahan di atas garis bawah dari bollinger dan terlihat pola bullish hammer candle yang mengindikasikan adanya potensi stimulus beli. “Akumulasi Beli” pada 7.600 – 7.750, dengan target harga secara bertahap di level 7.900, 9.000, 10.100 dan 11.200. Support: 7.325 & 6.800.

PT Matahari Department Store Tbk (LPPF)

Daily (1235) (RoE: -81.99%; PER: -4.83x; EPS: -255.62; PBV: 3.97x; Beta: 1.87): Terlihat pola upward bar yang mengindikasikan adanya potensi stimulus beli pada pergerakan harga saham. “Akumulasi Beli” pada area level 1.160 – 1.240, dengan target harga secara bertahap di level 1.275, 1.350, 1.410, 1.670, 1.930 dan 2.190. Support: 1.150.

PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGAS)

Daily (1235) (RoE: 5.76%; PER: 9.56x; EPS: 129.24; PBV: 0.55x; Beta: 2.28): Pergerakan harga saham masih bertahan di atas garis tengah dari bollinger dan terlihat pola upward bar yang mengindikasikan adanya potensi stimulus beli. “Akumulasi Beli” pada area level 1.210 – 1.240, dengan target harga secara bertahap di level 1.260 dan 1.360. Support: 1.210 & 1.160.

PT Bukit Asam Tbk (PTBA)

Daily (2040) (RoE: 17.54%; PER: 6.49x; EPS: 314.16; PBV: 1.14x; Beta: 1.09): Pergerakan harga masih bertahan di atas garis bawah dari bollinger dan terlihat pola three inside up candlestick pattern yang mengindikasikan adanya potensi stimulus beli. “Akumulasi Beli” pada area level 2.010 – 2.040, dengan target harga secara bertahap di level 2.070, 2.150, 2.250, 2.490 dan 2.730. Support: 2.010 & 1.955.

(Kurniasih Miftakhul Jannah)

Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement