JAKARTA - Satu lagi negara Asia Tenggara mengalami pertumbuhan ekonomi negatif akibat pandemi virus corona. Thailand mencatat pertumbuhan ekonominya minus hingga 12,2% pada kuartal II-2020.
Fakta statistik ini mencerminkan aktivitas ekonomi yang memburuk menyusul keputusan pemerintah untuk menutup negara itu dari perjalanan internasional karena wabah virus corona.

Menurut Direktur Eksekutif CORE Indonesia Mohammad Faisal, penurunan ekspor barang otomotif tak akan menurunkan nilai ekspor secara signifikan. Hal tersebut karena masih didukung dari sisi yang lainnya, yang mana berkaca pada dari hasil pengumuman Badan Pusat Statistik (BPS) yang mencatat neraca perdagangan Indonesia selama Januari-Juli 2020 surplus USD 8,75 miliar.
“Memang ekspor kita ke Thailand bisa jadi ada gangguan, tapi tidak terlalu signifikan. Itu terbukti dari pengumuman BPS, karena banyak ditolong dari ekspor ke Amerika dan China,” ujarnya.
Baca Selengkapnya: Thailand Resesi, Ini Dampak Mengerikan yang Akan Dialami Indonesia
(Rani Hardjanti)
Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.