Canggih! 2 BUMN Tangani Covid-19 dengan Teknologi Kecerdasan Buatan

Ferdi Rantung, Jurnalis · Minggu 23 Agustus 2020 09:15 WIB
https: img.okezone.com content 2020 08 23 320 2266012 canggih-2-bumn-tangani-covid-19-dengan-teknologi-kecerdasan-buatan-vsGaA8MrMa.jpg Virus Corona (Foto: WebMD)

JAKARTA - Penanganan pandemi covid-19 menjadi isu yang dibahas dalam pertemuan bilateral Menteri Luar Negeri Retno Edi Marsudi dan Menteri BUMN Erick Thohir dengan Uni Emirat Arab. Hasil pertemuan tersebut salah satunya menyepakati proyek alat pendeteksi virus corona dengan teknologi kecerdasan buatan.

Di sektor kesehatan ini, Indonesia akan berkerjasama dengan G42 Healthcare Holding. Kerja sama ini nantinya akan melibatkan dua perusahaan BUMN yaitu Kimia Farma dan Indofarma.

"G42 yang merupakan perusahaan teknologi kesehatan berbasis artificial intelligence (AI)," kata Retno dalam konferensi pers secara virtual, Sabtu (22/8/2020)

Baca Juga: Setelah China, Uni Emirat Arab Pasok 10 Juta Vaksin Covid-19 ke RI 

Retno menjelaskan, kerja sama G42 dengan Kimia Farma terkait vaksin pandemi. Sedangkan, Indofarma berhubungan dengan test kit atau artificial inteligent untuk mendeteksi virus covid-19.

"Teknologi ini kita nilai akan membantu dalam tracing virus lebih cepat. Sehingga membantu aktivitas ekonomi yang aman," jelasnya

Baca Juga: Erick Thohir Tegaskan Industri Kesehatan Indonesia Tak Cuma Jago Kandang 

Dia menambahkan, kerjasama ini akan berlangsung untuk jangka panjang. Karena antara G42 dengan Kimia Farma dan Indofarma akan melakukan penelitian bersama, alih teknologi, dan penggarapan pasar bersama vaksin untuk Timur Tengah dan Benua Afrika.

"Sebagai hasil pertemuan, kami berdua menyaksikan pertukaran dokumen kerja sama yang telah ditandatangani antara pertama nota kesepahaman antara PT Kimia Farma dengan G42 Healthcare Holding tentang kerja sama pengembangan produk-produk vaksin," pungkasnya

 

(dni)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini