Fokus Kembangkan SDM, Jokowi Ingin RI Lolos dari Middle Income Trap

Fahreza Rizky, Jurnalis · Rabu 26 Agustus 2020 12:42 WIB
https: img.okezone.com content 2020 08 26 20 2267676 fokus-kembangkan-sdm-jokowi-ingin-ri-lolos-dari-middle-income-trap-xwMgZYugcO.jpg Jokowi (Foto: Setkab)

JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengatakan prioritas Kabinet Indonesia Maju dalam lima tahun ke depan adalah pengembangan sumber daya manusia (SDM). Dengan kombinasi antara SDM kuat dengan kelembagaan yang efisien, maka itu modal untuk keluar dari jebakan negara berpendapatan menengah (middle income trap).

Hal tersebut dikatakan Jokowi dalam acara 'Peresmian Gedung Sekolah Vokasi Universitas Diponegoro' secara virtual dari Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat, Rabu (26/8/2020).

"Saya ingin mengingatkan bahwa prioritas kabinet Indonesia Maju dalam lima tahun ke depan adalah pengembangan SDM. Infrastrukturnya baik, SDM kuat, kelembagaan dan cara kerjanya efisien, itulah modal kita untuk bisa keluar dari middle income trap. Jebakan negara berpendapatan menengah. Dan akan bisa membawa kita menjadi negara maju," ujarnya.

Baca Juga: Presiden Jokowi: Terlalu Banyak Eselon PNS Buat Anggaran Sulit Diawasi 

Jokowi menuturkan, krisis kesehatan dan ekonomi yang disebabkan oleh pandemi corona harus jadi momentum mengejar ketertinggalan, khususnya dalam mempersiapkan SDM yang berkualitas.

"Krisis kesehatan dan ekonomi yang melanda dunia sekarang ini, yang juga masuk ke negara kita harus kita jadikan momentum, momentum untuk mengejar ketertinggalan, momentum selesaikan masalah fundamental yang kita miliki, dan momentum persiapkan dan laksanakan strategi besar terutama di bidang pengembangan SDM," tuturnya.

Jokowi berujar, di saat bonus demografi seperti saat ini yang mana angkatan usia kerja mendominasi proporsi penduduk Indonesia, maka harus pula disediakan peluang kerja sebanyak-banyaknya.

"Di saat puncak bonus demografi sekarang di mana usia kerja mendominasi proporsi penduduk Indonesia, artinya kita harus sediakan peluang kerja sebanyak-banyaknya," imbuhnya.

"Kita harus meningkatkan kapasitas SDM kita agar lebih produktif dan kompetitif, dan pendidikan vokasi tempati posisi penting dalam strategi pengembangan SDM kita," pungkasnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini