Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Begini Alur Data Pekerja Penerima BLT Subsidi Gaji Rp600.000

Kiswondari , Jurnalis-Rabu, 26 Agustus 2020 |19:14 WIB
Begini Alur Data Pekerja Penerima BLT Subsidi Gaji Rp600.000
Rupiah (Shutterstock)
A
A
A

JAKARTA – Bantuan karyawan Rp600.000 per bulan akan segera cair. Namun, masyarakat masih bertanya-tanya soal bagaimana pendataan penerima bantuan tersebut.

Direktur Utama (Dirut) BP Jamsostek/BPJS Ketenagakerjaan Agus Susanto mengungkap kriteria calon penerima Bantuan Subsidi Upah (BSU) Rp600.000 per bulan yang akan dicairkan pada Kamis (27/8/2020) besok. Ternyata, calon penerima bukan hanya pekerja yang berpenghasilan di bawah Rp5 juta dan terdaftar aktif di BPJS TK hingga Juli 2020.

 Baca juga: Baru 10,8 Juta Pekerja Penerima Subsidi Gaji yang Valid

“Pengumpulan data dari BP Jamsostek, dalam konteks program subsidi pemerintah bagi pekerja dengan upah di bawah Rp5 juta ini, BP Jamsostek sebagai mitra penyedia data calon penerima bantuan subsidi upah, dari kriteria umum sesuai ketentuan penerima merupakan yang terdaftar aktif per akhir bulan Juli 2020 dengan upah di bawah Rp5 juta,” papar Agus dalam Rapat Kerja (Rraker) dengan Komisi IX DPR di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Rabu (26/8/2020).

Agus menjelaskan, setelah disisir dari dua kriteria tersebut dari sistem BP Jamsostek, pihaknya mendapatkan ada 15,7 juta pekerja. Data dari BP Jamsostek cukup lengkap karena ada by name by address sehingga, yang belum tersedia adalah nomor rekening. Dan setelah mendapatkan penugasan, pihaknya all out untuk bisa mendapatkan nomor rekening masing-masing pekerja.

 Baca juga: Subsidi Gaji Rp600.000 bagi 2,5 Juta Pekerja Cair Besok, Ini Skemanya

“Kita koordinasikan jajaran kami se-Indonesia, kita manfaatkan teknologi digital. Kita sudah mengumpulkan 13,8 juta nomor rekening bank. Kita lakukan validasi nomor rekening itu tersebar di 127 bank,” terang Agus.

Halaman:
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement