Tercatat kinerja penjualan feronikel pada kuartal II-2020 mencapai 6.867 TNi, tumbuh sebesar 11% dibandingkan capaian penjualan pada periode kuartal I-2020. Capaian volume produksi feronikel pada semester I-2020 mencapai 12.762 TNi atau 98% dari capaian produksi feronikel pada periode sama tahun sebelumnya yang sebesar 13.017 Tni.
BACA JUGA : Kinerja Adaro Turun, Cetak Laba USD155 Juta hingga Juni 2020
Jika dibandingkan dengan target yang ditetapkan, capaian produksi dan penjualan feronikel pada semester I-2020 mencapai masing-masing sekitar 48% dari target sepanjang 2020. Tercatat laba usaha segmen operasi Nikel pada semester i-2020 sebesar Rp333,64 miliar. Pada kuartal II-2020, segmen operasi Nikel mencatatkan laba usaha sebesar Rp263,06 miliar, tumbuh signifikan dibandingkan laba usaha pada kuartal I-2020 sebesar Rp70,58 miliar.
Sementara itu, seiring dengan membaiknya kondisi ekonomi global serta tumbuhnya tingkat permintaan nikel, Antam mengungkapkan optimis untuk dapat meningkatkan marjin keuntungan dari segmen operasi Nikel pada 2020.
Hal tersebut didukung dengan upaya ANTAM untuk meningkatkan daya saing usaha melalui implementasi kebijakan strategis terkait inisiatif efisiensi biaya yang tepat dan optimal. Hal tersebut tercermin pada capaian tingkat biaya tunai feronikel Antam sepanjang periode semester I-2020 yang mencapai USD3,33 per pon nikel. Capaian tersebut mengukuhkan posisi Antam sebagai bagian dari kelompok produsen feronikel global berbiaya rendah.