Fakta BLT Subsidi Gaji Baru Cair ke 2,5 Juta Pekerja, Bagaimana Nasib yang Lain?

Fakhri Rezy, Jurnalis · Senin 31 Agustus 2020 09:31 WIB
https: img.okezone.com content 2020 08 30 320 2269890 fakta-blt-subsidi-gaji-baru-cair-ke-2-5-juta-pekerja-bagaimana-nasib-yang-lain-qu8rnLF659.jpg Rupiah (Shutterstock)

JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) hari ini resmi meluncurkan program subsidi gaji atau upah bagi para pekerja. Pada peluncuran kali ini, subsidi gaji akan dibagikan kepada 2,5 juta pekerja.

Subsidi gaji tersebut sebesar Rp600.000 per bulan selama 4 bulan dengan total Rp2,4 juta. Adapun pencairan dua kali di bulan Pertama Rp1,2 juta dan di bulan ketiga sisanya.

Namun, pembagian subsidi gaji tersebut belum semuanya diberikan. Oleh sebab itu, Jakarta, Senin (31/8/2020), begini fakta-fakta soal data penerima program Subsidi Gaji:

 Baca juga: Tak Dapat BLT Subsidi Gaji Rp1,2 Juta? Lapor ke Sini

1. Target Total Penerima Program Subsidi Gaji

Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Ida Fauziyah menyebutkan bahwa jumlah penerima subsidi upah bagi pekerja atau buruh dengan pendapatan di bawah Rp5 juta per bulannya ditambahkan. Dari target penerima 13,8 juta, jumlah penerima ditambah menjadi 15,7 juta orang.

"Kami sepakat jumlah calon penerima ditingkatkan menjadi 15,7 juta pekerja. Maka anggaran bantuan subsidi upah ini mengalami kenaikan menjadi Rp37,7 triliun dari yang semula Rp33,1 triliun," ungkap Ida.

 Baca juga: Subsidi Gaji Cair, Kok Pekerja Rekening Non-Himbara Belum Ditransfer Rp1,2 Juta?

2. Dari Target 15,7 Juta Pekerja, Baru 88% Jumlah Rekening yang Diterima

Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Ida Fauziah mengatakan bahwa sasaran penerima subsidi gaji adalah 15,7 juta pekerja. Di mana dari data terakhir BPJS Ketenagakerjaan telah berhasil mengumpulkan 13,8 juta rekening pekerja atau 88% dari target.

“Sedangkan data yang sudah divalidasi dan diverifikasi oleh BPJS Ketenagakerjaan sesuai dengan kriteria Permenaker sejumlah 10,8 juta orang atau 69% dari target,” katanya.

 

3. Tahap Pertama Diluncurkan ke 2,5 Juta Pekerja

Presiden Joko Widodo (Jokowi) hari ini resmi meluncurkan program subsidi gaji atau upah bagi para pekerja. Pada peluncuran kali ini, subsidi gaji akan dibagikan kepada 2,5 juta pekerja.

Seperti diketahui besaran subsidi gaji adalah Rp600.000 per bulan. Bantuan ini akan diberikan selama 4 bulan.

"Ini yang kita luncurkan hari ini 2,5 juta," ujar Jokowi saat peluncuran program BLT Subsidi Gaji.

4. Baru 2,5 Juta Pekerja, Sisanya Kapan?

Menaker Ida Fauziyah mengatakan bahwa sasaran penerima subsidi gaji adalah 15,7 juta pekerja. Di mana dari data terakhir BPJS Ketenagakerjaan telah berhasil mengumpulkan 13,8 juta rekening pekerja atau 88% dari target.

“Sedangkan data yang sudah divalidasi dan diverifikasi oleh BPJS Ketenagakerjaan sesuai dengan kriteria Permenaker sejumlah 10,8 juta orang atau 69% dari target,” katanya.

penyaluran subsidi gaji dilakukan secara bertahap. Di mana ditargetkan seluruh sasaran 15,7 juta pekerja sudah menerimanya pada Akhir September. Ida mendorong agar BPJS Ketenagakerjaan dapat segera menuntaskan verifikasi dan validasi data penerima.

“Kami terus mendorong agar seluruh target penerima bantuan subsidi upah atau gaji dapat dipenuhi BPJS Ketenagakerjaan paling lambat akhir September 2020,” ungkapnya.

5. Data Penerima Bantuan Subsidi Gaji Kurang 1,7 Juta Pekerja

Ketua Satgas Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) Budi Gunadi Sadikin mengungkapkan bahwa bantuan Rp600 ribu per bulan berupa subsidi gaji datanya baru masuk sebesar 14 juta karyawan. Jumlah itu kurang 1,7 juta dari yang ditargetkan sebesar 15,7 juta karyawan.

"Tadinya belum ada nomor rekeningnya. Namun BPJS TK dan Kemenaker membantu, sekarang sudah hampir 14 juta karyawan yang terdaftar," kata Budi.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini