BLT Subsidi Gaji Rp1,2 Juta Cair Hari Ini, Mau Dihabiskan untuk Apa?

Giri Hartomo, Jurnalis · Selasa 01 September 2020 11:26 WIB
https: img.okezone.com content 2020 09 01 320 2270677 blt-subsidi-gaji-rp1-2-juta-cair-hari-ini-mau-dihabiskan-untuk-apa-B22uBXfdkq.jpg Tips Mengelola Keuangan (Shutterstock)

JAKARTA - Mendapatkan bantuan Rp2,4 juta dari pemerintah ada baiknya digunakan untuk sesuatu hal yang penting dan mendesak. Seperti menggunakan uang tersebut untuk kebutuhan penunjang kerja.

Perencana Keuangan Andi Nugroho mengatakan, bagi mereka yang masih single bisa digunakan untuk cicilan keseluruhan. Misalnya adalah uang Rp600.000 setiap bulan yang bisa digunakan untuk membantu bayaran cicilan.

 Baca juga:Dapat Subsidi Gaji Rp2,4 Juta, Begini Hitung-hitungan Pengelolaannya

"Iya betul. Misalnya kondisinya anaknya hanya 1 ataupun masih Single tapi dia harus WFH, tapi kebutuhan kuota di satu sisi punya cicilan motor. Dan cicilan motornya sampai Rp600.000 berarti kalau misalnya Rp600.000 digunakan untuk pembayaran cicilan motornya ga masalah juga," ujarnya saat dihubungi Okezone, Selasa (1/9/2020).

Menurut Andi, meskipun uang bantuan tersebut habis untuk membayar cicilan, namun tidak terlalu bermasalah. Karena artinya, mereka bisa menghemat penghasilan bulanannya yang biasanya digunakan untuk membayar cicilan sebesar Rp600.000.

Baca juga: Cara Menghemat BLT Subsidi Gaji Rp1,2 Juta agar Cukup 2 Bulan

"Paling enggak dia sudah berhemat Rp600.000 dan penghasilan dia bisa digunakan untuk kebutuhan yang lainnya lagi. Karena sifatnya bantuan enggak akan mencukupi seluruh bantuan kita sih," kata Andi.

Menurut Andi, pada dasarnya bantuan subsidi gaji ini diberikan untuk meringankan beban para pekerja dengan gaji di bawah Rp5 juta. Sehingga, mereka masih bisa tetap bertahan hidup.

Sebab menurut Andi, pada dasarnya mereka yang mendapatkan bantuan ini masih memiliki penghasilan bulanan. Nah menurut Andi, penghasilan bulanan tersebut bisa digunakan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.

"Kembali lagi karena ini sifatnya BLT atau bantuan dan yang menerima BLT, asumsi kita mereka masih memiliki penghasilan. Walaupun mungkin, terkendala besaran yang dikurangi. Karena sifatnya bantuan mungkin tidak bisa menutupi seluruh kebutuhannya dia. Akhirnya sifatnya sebagai suplemen saja dari penghasilan yang sudah dimiliki oleh keluarga tersebut," jelasnya.

Atau menurut Andi, jika memang sudah memiliki keluarga, bisa membagi uang bantuan tersebut untuk kebutuhan penunjang kerja lainnya. Sebagai salah satu contohnya, setengah dari bantuan tersebut digunakan untuk bayar cicilan, sisanya untuk membeli kuota internet.

"Misalnya dua dari tiga kebutuhan saat ini oh pertama mungkin kuota, misalnya dia ada cicilan motor nih. Misalnya Rp500.000 sebulan. Paling enggak Rp200.000-nya digunakan atau dianggarkan dari gadget BLT tadi. Rp300.000 lagi dari penghasilan yang sudah diterima tiap bulannya paling enggak lumayan setengahnya itu subsidi dari BLT-nya," jelasnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini