Warga Berbondong-bondong Bisnis Jamu Anti-Corona, Harganya Rp35.000

Saeful Efendi, Jurnalis · Rabu 02 September 2020 16:28 WIB
https: img.okezone.com content 2020 09 02 455 2271543 warga-berbondong-bondong-bisnis-jamu-anti-corona-harganya-rp35-000-QhBr11EyGV.jpeg Waspada Virus Corona. (Foto: Okezone.com/Shutterstock)

KLATEN - Akibat dampak pandemi serta jumlah kasus pasien positif Covid-19 di Kabupaten Klaten terus meningkat tajam, seorang warga di Klaten membuat ramuan dari rempah untuk meningkatkan imun tubuh, hingga saat ini ramai permintaan.

Sejumlah warga di Desa Sawahan, Kecamatan Juwirang, Klaten pun disibukkan dengan membuat racikan wedang rempah. Racikan wedang rempah ini dipercaya dapat meningkatkan kekebalan tubuh, serta menjaga imunitas diri dari serangan Covid-19.

Baca Juga: Miris, Dompet Pengrajin Topeng Asal Yogyakarta Kosong Selama Covid-19

Diketahui, wedang rempah tersebut terdiri dari berbagai campuran berbagai tanaman herbal, seperti jahe, sereh merah, kayu manis, kapulaga, dan dipadukan dengan gula batu serta gula jawa.

Setelah berhasil dibuat pada bulan Juli lalu dan terbukti khasiatnya, banyak warga yang memesan untuk jamu obat tradisional atau sekedar meminumnya. Saat ini wedang rempah buatan warga Sawahan semakin banyak diminati warga.

Saat ini, wedang rempah tersebut diberi nama purwoceng dan wedang C 19, atau Covid-19. Warga menjual per bungkusnya dengan kisaran harga dari Rp30.000 hingga Rp35.000.

jamu

Awalnya, ide ini dilakukan warga sebagai dampak perekonomian saat pandemi, selain itu juga bentuk keprihatinan warga atas jumlah kasus di kota tersebut kian meroket, setiap harinya tercatat mencapai lebih dari 20 orang.

Selain itu, kasus positif Covid-19 di Kabupaten Klaten dengan jumlah kumulatif mencapai 318 orang, dengan jumlah pasien dirawat sebanyak 129, dan meninggal 13 orang. Saat ini, warga pun harus lebih hati-hati dalam segala aktivitas dan mematuhi protokol kesehatan.

(kmj)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini