Saat ini, wedang rempah tersebut diberi nama purwoceng dan wedang C 19, atau Covid-19. Warga menjual per bungkusnya dengan kisaran harga dari Rp30.000 hingga Rp35.000.

Awalnya, ide ini dilakukan warga sebagai dampak perekonomian saat pandemi, selain itu juga bentuk keprihatinan warga atas jumlah kasus di kota tersebut kian meroket, setiap harinya tercatat mencapai lebih dari 20 orang.
Selain itu, kasus positif Covid-19 di Kabupaten Klaten dengan jumlah kumulatif mencapai 318 orang, dengan jumlah pasien dirawat sebanyak 129, dan meninggal 13 orang. Saat ini, warga pun harus lebih hati-hati dalam segala aktivitas dan mematuhi protokol kesehatan.
(Kurniasih Miftakhul Jannah)
Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.