7 Cara Mulai Bisnis Minuman saat PSBB Kembali Diberlakukan

Natasha Oktalia, Jurnalis · Jum'at 11 September 2020 15:02 WIB
https: img.okezone.com content 2020 09 11 455 2276214 7-cara-mulai-bisnis-minuman-saat-psbb-kembali-diberlakukan-Yd9HJShoST.jpg Bisnis Minuman di Tengah PSBB Sangat Menjanjikan. (Foto: Okezone.com/Shutterstock)

JAKARTA - Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) membuat aktivitas orang banyak dilakukan di rumah. Kebutuhan akan makanan dan minuman pun meningkat.

Hal ini bisa menjadi peluang usaha untuk dimulai selama pandemi. Akun sosial media bisa juga guna untuk menawarkan produk makanan atau minuman yang dijual.

Salah satu yang hits dan banyak digandrungi usaha minuman kekininan. Mulai dari kopi, teh tradisional hingga juice.

Banyak pula saat ini dihadirkan variasi minuman dalam jumlah besar yakni 1liter.Adanya variasi minuman 1 liter ini menjadi salah satu daya tarik oleh sejumlah penjual dan pembeli minuman.

Baca Juga: Jane Fraser, CEO Wanita Pertama di Bank Raksasa AS

Namun agar usaha minuman semakin berkembang dan keuntungan yang dihasilkan juga banyak, perlu memperhatikan kiat dalam memulai usaha minuman. Seperti yang dilansir dari buku Aneka Minuman Dingin & Hangat karya Tim Dapur Demedia, Jakarta, Jumat (11/9/2020).

1. Minuman yang dihasilkan rasanya harus enak dan menarik.

Minuman yang segar atau enak yang disajikan dalam bentuk kemasan menarik biasanya akan mengesankan bagi pembeli. Tapi, sebelum dipasarkan ada baiknya tanyakan pada orang sekitar mengenai rasa dan penampilan minuman tersebut.

2. Konsisten dalam menjaga mutu produk.

Jagalah mutu produk, buat minuman dengan bahan takaran yang sama. Jangan mengurangi takaran bahan atau menggantikannya dengan bahan lain. Bila harga bahan mahal, siasati dengan memperkecil gelas kemasan atau menaikan harga jual.

Baca Juga: Ancol Tutup, TMII Niat Adakan Tur Virtual saat PSBB Jakarta

3. Memiliki produk yang diunggulkan.

Sebaiknya jual satu jenis minuman terlebih dahulu sebagai pengenalan produk pada konsumen. Hal tersebut akan membuat konsumen teringat pada produk yang dihasilkan.

4. Harga bersaing tanpa mengurangi mutu.

Tentukan harga jual dengan perhitungan yang rinci, setelah itu cari tahu mengenai harga yang ditetapkan pesaing untuk produk serupa.

5. Jagalah kebersihan.

Dapur atau kedai yang bersih dari sampah, bebas dari debu akan membuat konsumen betah untuk mengunjungi kedai. Piranti saji yang bersih juga harus diutamakan.

 6. Pelajari trend minuman hangat atau dingin yang sedang berkembang di masyarakat.

Artinya harus semakin kreatif dalam menciptakan minuman. Sebagai sumber ide, bisa dilihat dari majalah atau internet. Bahkan bisa menggunakan sosial.

7. Promosi.

Melakukan promsi secara berkala sangat dianjurkan. Apalagi promosi dibarengi dengan diskon untuk minuman tertentu, memanfaatkan situs jejaring sosial untuk promosi gratis.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini