Share

PSBB Jakarta Berlaku, Perkantoran Ditutup jika Ada yang Positif Covid-19

Natasha Oktalia, Jurnalis · Senin 14 September 2020 03:10 WIB
https: img.okezone.com content 2020 09 13 320 2277097 psbb-jakarta-berlaku-perkantoran-ditutup-jika-ada-yang-positif-covid-19-ktijTITHVK.jpg Jakarta Terapkan Kebijakan PSBB Total. (Foto: Okezone.com)

JAKARTA - Penerapan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) kali ini nampak berbeda pada beberapa point. Pasalnya pada kantor pemerintah dan swasta diizinkan beroperasi termasuk dalam kategori non-esensial.

Hanya saja terdapat pembatasan yang wajib dipatuhi yakni mengenai kapasitas 25% untuk bekerja di tempat. Sesuai dengan perkataan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan, bahwa sesuai dengan Kemenpan RB pada zona dengan risiko tinggi maka diizinkan beroperasi dengan jumlah kapasitas maksimal 25% dari pegawai.

Namun, jika nantinya ditemui adanya kasus positif yang terjadi pada kantor pemerintah atau swasta seluruh kegiatan harus diberhentikan. Sama halnya jika kantor tersebut berada pada satu lantai, maka gedung tersebut tidak diperbolehkan beroperasi.

Lamanya waktu penutupan lokasi jika ada yang positif Covid-19 memakan waktu paling sedikit tiga hari. Sesuai dengan adanya Pergub 88 Tahun 2020.

Baca Selengkapnya: Kapasitas Perkantoran Selama PSBB Hanya 25%

(fbn)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini