Selamat Ya, Sri Mulyani Dapat Anggaran Rp43,3 Triliun

Rina Anggraeni, Jurnalis · Selasa 15 September 2020 15:38 WIB
https: img.okezone.com content 2020 09 15 320 2278133 selamat-ya-sri-mulyani-dapat-anggaran-rp43-3-triliun-DyEbKnDBRd.jpg Sri Mulyani (Foto: Okezone)

JAKARTA - Komisi XI Dewan Perwakilan Rakyat (DPR), menyetujui pagu anggaran Kementerian Keuangan (Kemenkeu) di 2021 sebesar Rp43,30 triliun. Kesepakatan itu diambil dalam rapat kerja bersama seluruh anggota Komisi XI dan Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati.

"Komisi XI DPR RI menyetujui rencana kerja anggaran Kemenkeu sebesar Rp43,30 triliun," kata Ketua Komisi XI Dito Ganinduto di Komisi XI DPR RI, Jakarta, Selasa (15/9/2020).

Pagu anggaran Kemenkeu Tahun Anggaran 2021 terdiri dari Rupiah murni sebesar Rp34,80 triliun, dan Badan Layanan Umum (BLU) sebesar Rp8,50 triliun.

Baca Juga: Minta Anggaran Kemenkeu Rp43,3 Triliun, Mau Dipakai untuk Apa Bu Ani?

Adapun, anggaran sebesar Rp43,30 triliun akan digunakan untuk lima program prioritas. Pertama program kebijakan fiskal yang dalamnya meliputi Badan Kebijakan Fiskal (BKF), Direktorat Jenderal Pajak (DJP), Direktorat Jenderal Anggaran (DJA), Direktorat Jenderal Perimbangan Keuangan (DJPK), dan Direktorat Jenderal Pengelolaan Pembiayaan Risiko Kementerian Keuangan (DJPPR) dengan anggaran mencapai Rp65,69 miliar.

Kedua program pengelolaan penerimaan negara. Di mana di dalamnya meliputi DJP, DJA dan Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) dengan anggaran Rp2,2 triliun. Ketiga, program pengelolaan belanja negara yang meliputi DJA, Direktorat Jenderal Perimbangan Keuangan (DJPK), dan DJPPR, dengan anggaran Rp33,76 miliar.

Selanjutnya untuk program pengelolaan perbendaharaan kekayaan negara dan risiko anggarannya mencapai Rp233,74 miliar. Di mana di dalamnya meliputi Direktorat Jenderal Perbendaharaan (DJPb), Direktorat Jenderal Kekayaan Negara (DJKN), dan Inspektorat Jenderal (ITJEN). Dan terakhir program dukungan manajemen untuk seluruh unit eselon I mencapai Rp40 triliun.

 Sri Mulyani Lantik 6 Pejabat Tinggi Pratama Kemenkeu

(dni)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini