Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Perajin Peti Mati Ramai Order saat Covid-19

Budi Utomo , Jurnalis-Jum'at, 18 September 2020 |18:15 WIB
Perajin Peti Mati Ramai Order saat Covid-19
Uang Rupiah (Foto: Shutterstock)
A
A
A

KULON PROGO - Kematian akibat Covid-19 di berbagai daerah memang terus meningkat, dan menjadi duka bagi keluarga. Namun di sisi lain, ada pula pihak yang justru mendapat berkah, yakni penjual dan perajin peti mati.

Salah satunya adalah Sucipto seorang penjual peti mati dan merupakan warga Driyan, Kapanewon Wates. Di mana, dirinya telah menjalani usaha menjual peti mati selama puluhan tahun.

Baca Juga: Kisah Pedagang Masker: Ketiban Untung hingga Kucing-kucingan dengan Satpol PP

Di masa pandemi saat ini Mbah Cipto yang sudah berusia 60 tahun mengungkapkan, penjualannya mengalami peningkatan keuntungan hingga 20%. Dalam sehari rata-rata biasa mendapat panggilan dan menjual sebanyak 3 hingga 4 peti mati dengan berbagai jenis, seperti peti mati jenis joglo, limasan, dan kepak.

Bahkan diketahui, toko peti mati Mbah Cipto yang berada di tengah kota Wates, Kulon Progo ini sudah menjadi langganan pesanan dari rumah sakit, salah satunya rumah sakit di daerah Wates, karena siap melayani 24 jam.

Baca Juga: Industri Benang Jahit Tetap Cuan saat Covid-19, Apa Rahasianya?

Salah satu karyawan RSUD Wates, yakni pembeli peti mati Kundori mengatakan, kerap mendatangi toko peti mati Mbah Cipto karena melayani 24 jam dan harga dipasang dengan harga langganan rumah sakit.

"Datang kesini mau beli peti jenazah untuk kebutuhan rumah sakit, biasa pesan disini karena disini siap sewaktu-waktu 24 jam. Harga ya relatif udah langganan rumah sakit," ujarnya.



Halaman:
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement