Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Tantangan Jualan Madu, Harus Sering Kasih Edukasi

Giri Hartomo , Jurnalis-Minggu, 20 September 2020 |20:08 WIB
Tantangan Jualan Madu, Harus Sering Kasih Edukasi
Madu (Foto: Shuttestock)
A
A
A

JAKARTA - Jualan madu memang cukup menggiurkan karena bisa mendapat cuan yang cukup tinggi. Apalagi di tengah pandemi virus corona (covid-19) seperti saat ini, di mana masyarakat membutuhkan asupan untuk menjaga imunitas.

Namun ternyata, untuk menjual madu tidaklah mudah. Karena butuh effort lebih agar produknya bisa laku terjual dan diminati oleh masyarakat.

Baca Juga: Usai Ditabrak Tank Tempur TNI, Omzet Penjual Tahu Gejrot Meroket

Founder Madu Halalan Thoyyiban Denny Subchan mengatakan salah satu tantangan dalam menjual madu adalah masalah edukasi. Karena menurutnya, kunci dari jualan produk ini adalah kepercayaan masyarakat.

Oleh karena itu, perlu memperbanyak edukasi agar masyarakat mengetahui manfaat dari madu. Semakin banyak masyarakat yang percaya dengan khasiat madu, maka produk tersebut akan dicari orang.

Baca Juga: 14.500 Pelaku UMKM Ajukan Banpres Rp2,4 Juta, yang Diterima Berapa?

"Cuma kita butuh edukasi kalau jualan madu. Karena salah satu kendala jualan madu kan trust. Artinya banyak orang enggak berani sayang mereka enggak mau beli madu karena ada masalah trust," ujarnya saat dihubungi Okezone, Minggu (20/9/2020).

Menurut Denny, madu banyak menyimpan khasiat yang bagus bagi kesehatan. Bahkan menurutnya, madu yang dicampur kadar gulanya jauh lebih rendah dibandingkan meminum sirup.

"Padahal kalau saya baca literatur bahkan madu yang dicampur itu kadar gulanya lebih kecil dari pada kita minum sirup," jelasnya.

Menurut Denny, biasanya dirinya selalu meminum madu hingga dua sendok sehari dengan air hangat. meskipun begitu, kadar gula yang ada di dalamnya jauh lebih sedikit dibandingkan minuman kaleng atau ketika meminum sirup.

"Ternyata karbonya enggak sebesar kalau kita mengonsumsi sirup atau bahkan minuman kaleng. Jadi sebenarnya enggak terlalu seheboh itu ketakutan orang," kata Denny.

Selain manfaatnya, dirinya juga selalu melakukan edukasi terkait jenis madunya. Serta juga asal-usul madunya hingga cara pengolahan madunya sehingga konsumen percaya dan mau mengonsumsi produk yang dia jual.

"Kita edukasi ini madunya asalnya dari sini, kita sudah pernah lakukan cek melalui lab, madu kita kandungannya apa saja dan sesuai standar SNI. Nah itu kita provide dengan itu juga sih, artinya saya juga berusaha enggak sekedar memberikan begitu saja kepada konsumen. Tapi kita juga punya dasar-dasar kenapa madu kita asli karena begini," kata Denny.

(Kurniasih Miftakhul Jannah)

Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement