Jangan Telat, Operasional MRT Hanya Sampai Pukul 19.00 WIB

Giri Hartomo, Jurnalis · Senin 21 September 2020 17:46 WIB
https: img.okezone.com content 2020 09 21 320 2281388 jangan-telat-operasional-mrt-hanya-sampai-pukul-19-00-wib-3lPOxiV1S6.jpg MRT (Okezone)

JAKARTA - PT Mass Rapid Transit atau Moda Raya Terpadu (MRT) Jakarta kembali melakukan penyesuaian jam operasional keretanya. Mulai hari ini, kereta MRT hanya beroperasi hingga pukul 19.00 WIB saja.

Direktur Utama PT MRT Jakarta (Perseroda) William Sabandar mengatakan, kebijakan tersebut dilakukan berdasarkan Surat Keputusan Kepala Dinas Perhubungan Provinsi DKI Jakarta Nomor 156 tahun 2020 tentang petunjuk teknis pelaksanaan pembatasan sosial berskala besar bidang transportasi yang telah ditetapkan 11 September 2020 lalu. Oleh karena itu, pihaknya memutuskan untuk melakukan penyesuaian terhadap layanan operasionalnya, mulai dari kapasitas angkut hingga waktu operasional.

 Bacaa juga: Waktu Operasional MRT Diperpanjang, Ini Jadwal Keberangkatan Terakhirnya

“Berdasarkan Surat Keputusan Kepala Dinas Perhubungan Provinsi DKI Jakarta Nomor 156 tahun 2020 tentang petunjuk teknis pelaksanaan pembatasan sosial berskala besar bidang transportasi, PT MRT Jakarta (Perseroda) akan melakukan sejumlah penyesuaian terhadap layanan operasionalnya, mulai dari kapasitas angkut hingga waktu operasional,” ujarnya mengutip keterangan tertulis, Senin (21/9/2020).

Menurut William, untuk jam operasional mulai hari ini kereta MRT hanya beroperasi dari 05.00 hingga 19.00 WIB. Adapun selang waktu keberangkatan kereta dilakukan setiap 10 menit baik pada hari kerja maupun akhir pekan.

 Baca juga: Fakta Proyek MRT Fase II Dimulai Akhir Juli hingga Habiskan Rp22,5 Triliun

Selain jam operasional, kapasitas penumpang juga dibatasi. Nantinya, kapasitas angkut penumpang per keretanya hanya 60 orang saja lebih rendah dari sebelumnya yang 62-67 orang.

“Penyesuaian tersebut meliputi maksimal 60 orang per kereta, yang tadinya 62—67 orang per kereta dan perubahan waktu layanan operasional dari pukul 5 pagi sampai dengan 8 malam pada tanggal 17—20 September dengan headway 10 menit, serta dari pukul 5 pagi hingga 7 malam pada tanggal 21 September sampai waktu yang akan ditentukan kemudian dengan headway juga setiap 10 menit,” jelasnya.

 Baca juga: MRT Fase II Dibangun Akhir Juli, Biayanya Rp22,5 Triliun

William menambahkan, pihaknya telah menerapkan protokol kesehatan yang selama ini telah dilaksanakan seperti pemeriksaan suhu tubuh, mewajibkan pemakaian masker bagi pengguna MRT Jakarta, dan selalu mengedukasi pengguna untuk selalu menjaga jarak, rajin mencuci tangan, serta tidak berbicara, baik satu atau dua arah, selama di dalam kereta dan area peron stasiun.

Pihaknya juga senantiasa membersihkan dan melakukan disinfeksi secara rutin dan menyeluruh fasilitas stasiun dan kereta Ratangga sehingga pengguna MRT Jakarta yang masih harus berpergian dapat merasa aman dan nyaman dalam menggunakan MRT Jakarta.

“Di luar itu, penerapan protokol kesehatan dengan ketat tetap akan kami laksanakan seperti biasa,” kata William.

(rzy)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini