Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Resesi Tak Terhindarkan meski Data Ekonomi Membaik

Suparjo Ramalan , Jurnalis-Rabu, 23 September 2020 |15:44 WIB
Resesi Tak Terhindarkan meski Data Ekonomi Membaik
Indonesia Terancam Resesi. (Foto: Okezone.com/Freepik)
A
A
A

Jika dilihat dari sektor usaha, ada 2 sektor yang mengalami penurunan sangat dalam yakni akomodasi dan makan minum, serta transportasi dan pergudangan. Lalu diikuti oleh industri konstruksi, pengolahan, dan perdagangan.

Dari segi operasional, mayoritas pelaku UMK dan UMK masih beroperasi secara normal dengan proporsi masing-masing 49,4 persen dan 59,8 persen. Lalu, sekitar 5 persen pelaku UMK dan 10,1 persen UMB dilaporkan telah berhenti beroperasi akibat pandemi ini.

Sementara itu, Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani mengatakan, pada tahun ini resesi ekonomi akan terjadi karena kondisi di kuartal III 2020 yang diproyeksi terkontraksi.

Dia menyebut, 2020 menjadi periode yang berat bagi ekonomi Indonesia baik dari sisi konsumsi, investasi, maupun perdagangan. Bahkan, dalam prediksinya, ekonomi Indonesia berada di rentang minus 1,1 persen sampai 0,2 persen. Asumsi Menkeu, bila ekonomi Indonesia berada di level 0,2 persen tahun ini, maka sudah terjadi recovery di kuartal III dan kuartal IV tahun ini.

(Feby Novalius)

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement