Menurutnya, definisi resesi secara substansial sebenarnya tidak sesimpel itu. Lantaran, resesi merupakan proses perlambatan ekonomi secara keseluruhan. Adapun bisa berkepanjangan tergantung perlambatan ekonomi masih terjadi.
"Apakah perlambatan itu terjadi secara berkepanjangan? Itu baru disebut resesi," katanya.
Baca Juga: Indonesia Resesi, Tak Sedalam Malaysia hingga Singapura
Dia menambahkan, perhitungan resesi di Indonesia masih lemah lantaran jarang memainkan data terkini. Sebagai perbandingan, dia mencontohkan Amerika Serikat.
"Tapi perekonomian kita beda dengan di negara maju. Kita sering ngikuti Amerika Serikat, karena data mereka bagus. Tiap bulan bisa keluar data pengangguran berapa, kita cuma dua kali setahun. Jadi mereka bisa mengatakan resesinya bulan berapa," tuturnya.
(Feby Novalius)